Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Film LOTR: The Hunt for Gollum Sangat Diantisipasi Penonton?
Frodo, Sam, dan Gollum (dok. New Line Cinema/The Lord of the Rings)
  • Andy Serkis kembali sebagai Gollum sekaligus sutradara, bekerja sama dengan Peter Jackson dan tim kreatif asli, menjanjikan nuansa Middle-earth yang autentik.
  • Film ini menghadirkan potensi reuni cast legendaris seperti Ian McKellen dan Elijah Wood, serta kemungkinan bergabungnya Kate Winslet dalam peran penting.
  • Cerita berfokus pada misi Aragorn memburu Gollum di antara The Hobbit dan The Fellowship of the Ring, menyorot sisi gelap Gollum dan kebangkitan ancaman Sauron.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah lebih dari satu dekade sejak The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014), franchise The Lord of the Rings akhirnya kembali lewat proyek baru berjudul The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum. Film ini langsung mencuri perhatian sejak diumumkan. Bukan cuma karena nostalgia, tapi juga karena melibatkan nama-nama besar di balik layar dan di depan kamera.

Beberapa laporan pun menyebut proyek ini sebagai salah satu film fantasi paling ditunggu dalam beberapa tahun ke depan. Lantas, apa saja alasan yang membuat hype The Hunt for Gollum sebesar ini? Mari simak di bawah!

1. Bakal digarap oleh Andy Serkis, pemeran Gollum di trilogi TLOTR dan The Hobbit

Andy Serkis sebagai Smeagol/Gollum (dok. New Line Cinema/The Lord of the Rings)

Salah satu faktor terbesar adalah keterlibatan Andy Serkis dalam proyek ini. Bagi yang lupa, Serkis adalah aktor yang melakukan performance capture untuk memerankan Gollum. Serkis tak hanya kembali memerankan Gollum, tapi juga bakal duduk di kursi sutradara. Ini jadi momen langka di mana seorang aktor yang "menciptakan" karakter ikonik tersebut kini mengarahkan ceritanya sendiri.

Menurut laporan media, termasuk Variety, Serkis juga akan bekerja bersama tim kreatif lama seperti Peter Jackson, Fran Walsh, dan Philippa Boyen, nama-nama di balik kesuksesan trilogi original. Kombinasi ini memberi harapan bahwa The Hunt for Gollum bukan sekadar spin-off trilogi TLOTR, tapi juga bagian yang benar-benar "nyambung" dengan DNA Middle-earth buatan J.R.R. Tolkien.

2. Deretan cast mentereng dan potensi kembalinya aktor lama

Ian McKellen sebagai Gandalf dan Elijah Wood sebagai Frodo (dok. New Line Cinema/The Lord of the Rings)

Dari sisi casting, film ini juga terasa seperti reuni besar. Nama-nama seperti Ian McKellen (Gandalf) dan Elijah Wood (Frodo) dilaporkan berpotensi kembali. Bahkan, sudah ada sinyal dari Ia McKellen, yang ia ungkapkan di acara For Love of Fantasy di London, bulan Agustus tahun lalu.

"Dengar-dengar bakal ada film lain yang berlatar di Middle-earth, dan syutingnya akan dimulai bulan Mei (2026). Film itu akan disutradarai oleh Gollum dan ceritanya tentang Gollum. Aku kasih tahu kalian dua rahasia tentang pemerannya: ada karakter yang bernama Frodo, dan Gandalf. Aku gak bakal bocorin sisanya!," kata McKellen seperti dikutip Variety (18/8/2025).

Tak hanya itu, aktris peraih Oscar Kate Winslet juga disebut-sebut sedang dibidik untuk peran penting dalam film ini. Sedangkan kembalinya Viggo Mortensen (Aragorn) dan Orlando Bloom (Legolas) masih rumor. Kombinasi cast lama dan wajah baru ini jadi daya tarik besar. Penonton lama mendapat nostalgia, sementara penonton baru punya entry point ke dunia Tolkien.

3. Premis ceritanya akan mengisi "celah" di timeline LOTR

Gollum (dok. New Line Cinema/The Lord of the Rings)

Secara cerita, The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum mengambil latar di antara peristiwa The Hobbit dan The Fellowship of the Ring. Film ini akan mengikuti misi Aragorn dalam memburu Gollum, sebuah bagian cerita yang hanya disinggung secara singkat dalam novel Tolkien, tapi belum pernah dieksplor secara mendalam di film.

Film ini akan berfokus pada sudut pandang Gollum sendiri, sekaligus memperlihatkan bagaimana ancaman Sauron mulai membesar. Penulis sekaligus produser Philippa Boyens memberikan sedikit gambaran soal arah cerita

"Kisah yang cukup intens yang terjadi setelah pesta ulang tahun Bilbo dan sebelum peristiwa di Tambang Moria. Ini adalah bagian spesifik dari kisah luar biasa yang belum diceritakan, akan diceritakan melalui perspektif makhluk luar biasa ini," ucap Boyens saat diwawancarai Empire (18/10/2024).

The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum dijadwalkan rilis pada 17 Desember 2027, mengikuti tradisi perilisan film LOTR di musim liburan akhir tahun.

Editorial Team