Artikel ini mengandung spoiler bagi yang belum menonton 28 Years Later: The Bone Temple!
Dunia yang hancur karena Rage Virus bukanlah tempat yang ramah bagi siapa pun. Di film terbaru, 28 Years Later: The Bone Temple, kita dikejutkan dengan kemunculan Jim di akhir cerita yang menandakan bahwa ia masih hidup setelah sekian lama.
Kehadiran Jim (Cillian Murphy) seolah menjadi cermin bagi Spike (Alfie Williams), karakter baru yang juga harus melewati situasi sulit. Meskipun berasal dari generasi berbeda, keduanya memiliki pola bertahan hidup yang serupa. Mereka bukan digambarkan sebagai tentara super yang tak terkalahkan, melainkan penyintas yang sangat "manusiawi".
Apakah ini hanya soal keberuntungan atau ada strategi tertentu yang mereka gunakan? Setidaknya beberapa alasan ini menjadi jawaban mengapa Jim dan Spike bisa lolos dari maut berkali-kali di tengah kekacauan ini.
