Rami Malek sebagai Freddie Mercury (dok. 20th Century Fox/Bohemian Rhapsody)
Fenomena Oscar bump merujuk pada peningkatan popularitas film maupun sineas setelah memenangkan atau sekadar masuk nominasi Oscar. Bagi film, kemenangan di kategori seperti Best Picture atau International Feature Film biasanya diikuti lonjakan pendapatan box office serta distribusi yang lebih luas di pasar internasional. Sementara itu, bagi para sineas, Oscar menjadi batu loncatan menuju proyek-proyek berskala besar, kenaikan bayaran, hingga pengakuan jangka panjang di industri perfilman.
Efek ini terlihat pada Million Dollar Baby (2004) dan Parasite yang mengalami kenaikan tajam dalam pendapatan dan jangkauan distribusi setelah memenangkan Oscar. Di sisi sineas, Rami Malek yang meraih Aktor Terbaik (Best Actor) lewat Bohemian Rhapsody (2018) langsung kebanjiran tawaran proyek besar, termasuk No Time to Die (2021) dan Oppenheimer (2023). Bahkan, Florence Pugh yang sekadar masuk nominasi Aktris Pendukung Terbaik (Best Actress in a Supporting Role) lewat Little Women (2019) kini dipercaya membintangi berbagai proyek besar bersama Marvel Cinematic Universe (MCU) sebagai Yelena Belova.
Oscar bukan hanya soal siapa yang memenangkan nominasi, melainkan tentang siapa yang mampu memberikan dampak dan pengaruh budaya dalam industri perfilman global. Dari sejarah panjangnya hingga dampak nyata yang dirasakan para pemenang, tidak sedikit dari mereka yang berlomba-lomba untuk meraih penghargaan paling bergengsi ini.