Still cut film Indonesia Abadi Nan Jaya (dok. Netflix/Abadi Nan Jaya)
Bukan hanya penambahan akun dan waktu tonton, tapi produksi konten Indonesia juga mengalami peningkatan tajam. Bahkan pada kuartal keempat tahun 2025, produksi konten Indonesia menyamai program Korea dalam hal jumlah penonton dengan masing-masing 30 persen. Sementara dari segi porsi basis pengguna, mereka identik mencapai angka 47 sampai 48 persen.
"Konten Korea terus menjadi andalan jangkauan di seluruh Asia Tengara pada tahun 2025, tetapi konten orisinal lokal kini memainkan peran yang jauh lebih sentral dalam mendorong akuisisi dan keterlibatan," ujar Dhivya T, Head of Analyst dan Head of Insight di MPA dan AMPD yang merilis data laporan tersebut.
Secara spesifik, dijelaskan bahwa judul-judul Indonesia mampu bersaing dengan drama Korea di platform streaming premium. Alasan utamanya karena peningkatan kualitas konten, distribusi lebih kuat, dan terbentuknya kepercayaan penonton terhadap gaya penceritaan Indonesia.
"Indonesia menonjol tahun ini, dengan judul-judul lokal bersaing langsung dengan drama Korea di puncak peringkat VOD premium," lanjut Dhivya T yang berkata konten Thailand dan Tiongkok juga cukup diperhitungkan.