Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Kontroversi Live Action Moana, Terlalu Mirip Animasinya?
Live action Moana (dok. Walt Disney Pictures/Moana)
  • Live action Moana (2026) menuai kritik karena dianggap terlalu mirip dengan versi animasinya, tanpa inovasi berarti dalam cerita maupun adegan.
  • Dwayne Johnson dinilai kurang cocok memerankan Maui karena penampilannya dengan wig panjang justru menjadi bahan ejekan warganet.
  • Efek visual film ini disebut terlalu gelap dan dipenuhi CGI, membuat nuansa petualangan Moana terasa kurang hidup dan energik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Disney akan terus memproduksi remake live action dari film animasi klasik kesayangan mereka selama itu menguntungkan. Jadi, ulasan kritis yang buruk pun gak akan menghalanginya. Nah, gak mengherankan jika ulasan kritikus untuk live action Moana (2026) justru negatif.

Film live action Moana sudah dirilis di bioskop Indonesia pada Rabu (8/7/2026), lebih dulu dibandingkan dengan negara lain. Namun, ada satu pertanyaan yang berputar di kepala kita. Kenapa film animasi yang dirilis pada 2016 ini harus dibuat remake live action-nya pada 2026? Ini adalah satu dari beberapa pertanyaan yang mengundang kontroversi dan perdebatan warganet. Bagaimana penjelasannya, ya?

1. Dwayne Johnson dianggap gak cocok memerankan Maui di live action Moana

Maui dalam live action Moana (dok. Walt Disney Pictures/Moana)

Salah satu hal yang menuai kemarahan netizen adalah penampilan Dwayne Johnson sebagai Maui. Yap, meskipun ia mengisi suara karakter tersebut dalam film aslinya, ada alasan kenapa ia gak cocok berperan dalam versi live action-nya. Pasalnya, selama hampir 20 tahun terakhir, karier Johnson di layar lebar terkenal karena kepalanya yang botak.

Memang, gak ada yang salah dengan itu. Namun, melihatnya dengan rambut panjang terurai dalam wig yang katanya seberat 3 kilogram itu justru menjadi ejekan netizen, seperti dilansir Entertainment Weekly. Di X, @LionMeezyN menulis, "Moana asli gak bisa ditandingi. Trailer ini terlihat seperti cosplay CGI dengan wig Maui Dwayne yang berjuang untuk bertahan hidup." Kemudian, akun X @EG_Robert1 menulis, "HAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHA. Itu BUKAN Maui. Itu The Rock yang memakai wig!"

Nah, yang lebih lucu lagi adalah bahwa Maui awalnya dirancang botak dalam film animasinya, tetapi penasihat dari Polinesia merekomendasikan agar ia memiliki rambut yang lebat. Jadi, meskipun bisa diterima jika Maui memiliki rambut, seharusnya bukan Dwayne Johnson yang memerankannya, apalagi dengan wig palsunya. Kalau pendapat kamu sendiri gimana, nih?

2. Efek visual live action Moana terasa gelap dan dianggap kurang energik

Live action Moana (dok. Walt Disney Pictures/Moana)

Banyak yang mengomentari bagaimana Disney me-remake film Moana dengan versi live action-nya. Salah satunya adalah bagaimana Disney gak memberikan sentuhan baru dalam live action Moana.

Gak hanya itu, setiap Disney me-remake live action animasinya, Disney selalu memberi sentuhan yang lebih gelap, terutama dalam efek visualnya. Nah, hal ini juga terjadi pada live action Moana.

Di X, akun kritikus film Germain Lussier membeberkan hal ini. "Jika Anda penasaran seperti apa 'Moana' jika lebih lambat, lebih gelap & kurang imajinatif, saya punya film untuk Anda (merujuk pada live action Moana)."

3. Live action Moana sama persis dengan animasi Moana, terutama dari segi cerita dan adegannya

Moana (dok. Walt Disney Pictures/Moana)

Para kritikus bisa dibilang cukup kejam dalam mengomentari film live action Moana, tapi bukan berarti film ini gak layak ditonton. Ada satu hal baik dalam remake Moana ini, dan itu adalah akting dari pendatang baru Catherine Laga'aia sebagai karakter utama, yang mengambil alih peran dari Auliʻi Cravalho di film aslinya. Laga'aia dianggap memiliki chemistry dengan Dwayne Johnson.

Namun, salah satu kekurangan remake live action Moana adalah kesamaannya yang begitu melekat dengan film animasinya. Yap, adegan demi adeganya sama persis. Doug Jamieson, yang juga memuji penampilan Catherine Laga'aia, mengatakan "'Moana' adalah remake Disney yang paling aman dan paling gak perlu (dibuat), harusnya ditambahkan dengan sedikit imajinasi, tapi malah dibuat tanpa inovasi sama sekali."

Mungkin Disney memang sengaja gak melakukan perubahan pada remake live action-nya, dari cerita animasinya karena takut salah lagi. Namun, justru banyak yang menyayangkan hal ini karena dianggap hanya meniru animasi aslinya dan alhasil terasa hambar. Pasalnya, Moana (2016) tersedia di layanan streaming Disney+. Jadi, pertanyaannya, adakah yang ingin menonton versi live action-nya jika dari segi ceritanya saja sama persis?

4. Terlalu banyak efek CGI

Live action Moana (dok. Walt Disney Pictures/Moana)

Meskipun remake Moana dimaksudkan untuk menghidupkan animasi ke adegan live action-nya, justru bikin kecewa karena hanya sedikit bagian film yang benar-benar berupa live action. Beberapa adegan awal Moana jelas banget difilmkan di studio.

Banyak adegan yang dibuat lewat CGI, seperti lautan CGI, seorang dewa setengah manusia yang berubah menjadi hewan CGI, seekor ayam CGI, seekor kepiting CGI raksasa (disuarakan oleh Jemaine Clement, seperti di film aslinya), bajak laut kelapa CGI di atas kapal CGI, dan klimaks di mana Maui bertarung dengan monster lava CGI dan berdamai dengan dewi alam CGI. Intinya, terlalu banyak CGI dalam remake live action Moana.

Live action Moana kemungkinan akan menjadi hit besar, tapi jika gagal, ini mungkin menandai berakhirnya tren Moana yang sukses pada 2016. Yap, tapi jangan kebawa kritikan dari para kritikus dulu ya. Film live action Moana sudah tayang di bioskop Indonesia sejak Rabu (8/7/2026) kemarin, lho. Jika kamu tertarik, kamu bisa nonton filmnya. Mungkin kamu punya pendapat sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article