Lirik Lagu Penyangkalan - for Revenge

- Lirik lagu Penyangkalan - for Revenge
- Menyuguhkan karya penuh emosi dan energi
- Lagu dengan lirik yang menyayat hati dan penuh teriakan perasaan
- Medium ekspresi tentang luka batin dan pergulatan dengan kenyataan pahit
- Makna lagu Penyangkalan - for Revenge
- Menggambarkan rasa sakit mendalam akibat pengkhianatan dan kehilangan
- Cerminkan sisi rapuh manusia ketika dihadapkan pada realita yang tidak diinginkan
- Begitu relate bagi banyak orang
Grup band for Revenge dikenal sebagai salah satu band post-hardcore asal Bandung yang selalu berhasil menyuguhkan karya penuh emosi dan energi. Salah satu lagu mereka yang cukup mencuri perhatian adalah Penyangkalan, sebuah lagu dengan lirik yang menyayat hati sekaligus penuh teriakan perasaan. Lagu ini menjadi medium ekspresi yang kuat tentang luka batin dan pergulatan dengan kenyataan pahit. Buat kamu yang penasaran dengan lirik lagu Penyangkalan serta makna dan fakta menarik di baliknya, yuk simak pembahasan lengkap berikut.
1. Lirik lagu Penyangkalan - for Revenge
Selamat datang di penyangkalan
Sesunyi rumah yang kuhuni
Sebising derau di ujung hari (di ujung hari)
Seperih luka yang abadi
Sebisanya 'kan kunikmati (kunikmati)
Selamat datang di penyangkalan
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan meracuni kewarasan yang mati
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan menghantui kenyataan yang sepi
Bertukar peran menyakiti
Seakan ku tak bisa mati (bisa mati)
Berpura-pura pulih sendiri
Nyatanya ku telah mati berkali-kali
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan meracuni kewarasan yang mati
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan menghantui kenyataan yang sepi
Selamat datang di penyangkalan
Selamat datang di penyangkalan
Selamat datang di penyangkalan
Bertukar peran saling menghantam
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan meracuni kewarasan yang mati
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan menghantui kenyataan yang sepi
2. Makna lagu Penyangkalan - for Revenge
Lagu Penyangkalan pada dasarnya menggambarkan rasa sakit mendalam akibat pengkhianatan dan kehilangan. Liriknya bercerita tentang seseorang yang ditinggalkan tanpa penjelasan, membuat luka yang sulit diobati. Kata penyangkalan sendiri bisa dimaknai sebagai kondisi di mana seseorang mencoba menolak kenyataan pahit yang menimpa dirinya. For Revenge mengemas perasaan ini dengan nuansa musik keras, vokal penuh jeritan, dan nada yang menusuk emosi pendengar.
Lebih jauh dari itu, lagu ini juga mencerminkan sisi rapuh manusia ketika dihadapkan pada realita yang tidak diinginkan. Ada pertanyaan besar yang tersisa ketika harus terus bertahan dalam rasa sakit, atau memilih untuk mengakhirinya. Itulah yang membuat lagu ini begitu relate bagi banyak orang, khususnya mereka yang pernah berada di situasi serupa.
3. Fakta menarik lagu Penyangkalan - for Revenge
Salah satu hal menarik dari lagu Penyangkalan adalah bagaimana lagu ini menjadi bagian penting dalam perjalanan karier for Revenge. Dirilis pada masa band ini mulai mendapatkan perhatian lebih luas, lagu Penyangkalan berhasil menguatkan identitas musikal mereka yang khas dengan menggabungkan antara agresivitas musik post-hardcore dengan lirik emosional yang dalam.
Tidak hanya itu, lagu ini juga sering dibawakan dalam berbagai panggung live for Revenge dan menjadi salah satu nomor yang paling ditunggu-tunggu penonton. Energi yang muncul dari interaksi antara band dan penikmat musiknya membuat lagu Penyangkalan tidak hanya sekadar sebuah lagu, tetapi juga pengalaman emosional yang kolektif. Keberhasilan lagu ini menunjukkan bahwa musik keras pun bisa menjadi sarana untuk mengungkapkan kesedihan, kehilangan, dan pergulatan batin.
Lagu Penyangkalan adalah salah satu karya dari for Revenge yang membuktikan bahwa musik post-hardcore tidak hanya tentang dentuman keras, tapi juga tentang kejujuran emosional yang disalurkan lewat lirik. Lagu ini menyentuh mereka yang pernah merasakan pahitnya kehilangan dan sulitnya menerima kenyataan. Jika kamu sedang mencari lagu yang bisa menemani fase refleksi sekaligus pelampiasan, kamu mungkin bisa meresapi bait demi bait lirik lagu Penyangkalan.