Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Makna Lagu KPop Demon Hunters yang Bisa jadi Pelajaran Hidup
Rumi (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)
  • Acara sing along KPop Demon Hunters akan digelar di Jakarta pada 11 Juli 2026 sebagai bagian dari Netflix Family Festival 2026: World of Wonder.
  • Lagu-lagu seperti 'How It's Done', 'Golden', dan 'Free' menyampaikan pesan tentang kerja keras, menjadi diri sendiri, serta berdamai dengan masa lalu.
  • Melalui lagu 'Your Idol' dan 'What It Sounds Like', film ini menyoroti bahaya obsesi berlebihan terhadap idola dan pentingnya kejujuran terhadap diri sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

KPop Demon Hunters (2025) secara resmi bakal menggelar acara sing along di Jakarta pada 11 Juli 2026. Acara ini diselenggarakan dalam rangka merayakan satu tahun perilisan film ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Netflix Family Festival 2026: World of Wonder. Berdasarkan informasi yang beredar, acara sing along dijadwalkan berlangsung di Cinema XXI, Senayan City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dalam dua sesi, yaitu pukul 11.00—13.00 WIB dan 14.00—16.00 WIB.

Melalui acara sing along, kamu berkesempatan menyanyikan sederet lagu ikonis KPop Demon Hunters, mulai dari "Golden" yang menjadi fenomena global hingga "What It Sounds Like" yang mengiringi adegan klimaks film. Di balik melodinya yang catchy, lagu-lagu tersebut juga menyimpan pesan yang relate dengan kehidupan sehari-hari. Sebelum ikut bernyanyi bersama, yuk, simak dulu makna dari lagu KPop Demon Hunters.

1. "How It's Done", lagu tentang usaha dan dedikasi meraih kesuksesan

HUNTR/X (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)

I don't talk, but I bite, full of venom (uh)

Spittin' facts, you know that's

How it's done, done, done

Okay, like, I know I ramble

But when shootin' my words, I go Rambo

Took blood, sweat, and tears to look natural (uh)

That's how it's done, done, done

Baru di awal film, KPop Demon Hunters langsung menyambut penontonnya dengan "How It's Done" yang dibawakan oleh grup idol KPop fiktif bernama HUNTR/X. Lagu ini dibawakan ketika mereka bertarung melawan para iblis yang diam-diam menyusup ke dalam pesawat. Sebagai lagu pembuka, "How It's Done" dibuat untuk memperkenalkan ketiga anggota HUNTR/X, mulai dari Rumi sang vokalis utama, Mira sang dancer dan koreografer, hingga Zoey sang rapper.

"How It's Done" membawa pesan tentang pentingnya kerja keras untuk menggapai kesuksesan melalui salah satu lirik yang dinyanyikan Zoey, yaitu "Took blood, sweat, and tears to look natural". Ia memuat idiom "blood, sweat, and tears" yang dapat diartikan sebagai usaha yang sangat besar, kerja keras, dan pengorbanan untuk mencapai sesuatu. Lewat "How It's Done", KPop Demon Hunters ingin menunjukkan kalau kesuksesan HUNTR/X tidak datang secara instan, melainkan buah dari latihan dan dedikasi panjang di balik layar.

2. "Golden" mengajarkan pentingnya menjadi versi terbaik dari diri sendiri

HUNTR/X (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)

We're goin' up, up, up, it's our moment
You know together we're glowin'
Gonna be, gonna be golden
Oh-oh-oh, up, up, up with our voices
영원히 깨질 수 없는
Gonna be, gonna be golden

Oh-oh-oh, I'm done hidin', now I'm shinin' like I'm born to be
Oh, our time, no fears, no lies
That's who we're born to be

Waited so long to break these walls down
To wake up and feel like me
Put these patterns all in the past now
And finally live like the girl they all see

Rasanya tak lengkap membahas lagu-lagu KPop Demon Hunters tanpa menyebut "Golden", lagu yang berkali-kali mencuri perhatian di platform streaming dan ajang penghargaan. Dalam filmnya, "Golden" menjadi kunci untuk membentuk Golden Honmoon yang membentengi dunia manusia dari serangan para iblis. Lagu tersebut juga menjadi pintu masuk untuk memahami konflik batin para anggota HUNTR/X, khususnya Rumi yang ternyata menyembunyikan jati dirinya sebagai manusia setengah iblis.

Melalui kisah Rumi, "Golden" menegaskan bahwa menjadi versi terbaik dari diri sendiri tidak harus menjadi pribadi yang sempurna. Sebagaimana tergambar dalam lirik, "Waited so long to break these walls down; To wake up and feel like me", lagu ikonik KPop Demon Hunters ini mendorong pendengarnya untuk melepaskan rasa takut serta berbagai batasan yang selama ini mengekang mereka. "Golden" mengingatkan bahwa setiap orang berhak bersinar dengan menjadi dirinya sendiri seperti yang dibawakan oleh sang leader HUNTR/X dalam lirik, "You know together we're glowin'; Gonna be, gonna be golden."

3. "Free" menegaskan bahwa masa lalu mesti dihadapi, bukan dihindari

Rumi dan Jinu (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)

We could be free, free

We can't fix it if we never face it

Let the past be the past 'til it's weightless

"Free" dinyanyikan oleh Rumi dan Jinu (Ahn Hyo-seop) saat keduanya bertemu empat mata untuk ketiga kalinya. Momen tersebut menjadi titik balik hubungan mereka setelah sama-sama mengungkapkan rahasia terdalam, mulai dari pengakuan Rumi sebagai keturunan manusia dan iblis hingga kisah masa lalu Jinu sebelum menjadi iblis. "Free" sukses membuat penonton terhanyut dan berharap kedua sejoli KPop Demon Hunters ini dapat bekerja sama demi terbebas dari masa lalu dan pengaruh Gwi-Ma (Lee-Byung hun).

Sekilas, "Free" mungkin terdengar seperti lagu-lagu romantis ala film Disney. Kalau dicermati lebih dalam, lirik "We can't fix it if we never face it" sebenarnya menyampaikan pelajaran bermakna bahwa seseorang tidak akan bisa berubah selama terus menghindari masa lalunya. Dilanjutkan dengan bait selanjutnya, "Let the past be the past 'til it's weightless", "Free" mengajarkan pentingnya menerima dan berdamai dengan masa lalu agar tidak terus menjadi beban yang menghambat langkah menuju masa depan.

4. "Your Idol", pengingat tentang bahaya terlalu terobsesi terhadap idola

Saja Boys (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)

Don't let it show, keep it all inside
The pain and the shame, keep it outta sight
Your obsession feeds our connection
이 순간, give me all your attention

Setelah lama menyamar sebagai grup KPop sekaligus rival HUNTR/X, Saja Boys akhirnya memperlihatkan wujud asli mereka sebagai iblis yang mengabdi kepada Gwi-Ma. Mereka berhasil membongkar rahasia Rumi di Idol Awards yang memicu keretakan di antara para member HUNTR/X. Memanfaatkan situasi ini, Saja Boys kemudian mengendalikan para manusia, termasuk Mira dan Zoey, untuk menikmati penampilan "Your Idol" sebelum Gwi-Ma mengambil jiwa mereka.

Walau terdengar dark, "Your Idol" sebenarnya menyampaikan kritik terhadap kebiasaan mengidolakan dan terobsesi dengan seseorang secara berlebihan. Lirik "Your obsession feeds our connection" yang dinyanyikan oleh Romance, misalnya, menegaskan bahwa obsesi yang tidak sehat justru dapat membuat seseorang mudah dimanipulasi seperti yang dilakukan oleh Saja Boys. Melalui "Your Idol", KPop Demon Hunters mengingatkan bahwa mengagumi seseorang seharusnya menjadi motivasi untuk tumbuh menjadi lebih baik lagi, bukan sampai membuat mereka kehilangan kendali dengan kehidupannya.

5. "What It Sounds Like", lagu tentang pentingnya jujur terhadap diri sendiri

HUNTR/X (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)

Nothing but the truth now
Nothing but the proof of what I am
The worst of what I came from, patterns I'm ashamed of
Things that even I don't understand
I tried to fix it, I tried to fight it
My head was twisted, my heart divided
My lies all collided
I don't know why I didn't trust you to be on my side

I broke into a million pieces, and I can't go back
But now I'm seeing all the beauty in the broken glass
The scars are part of me, darkness and harmony
My voice without the lies, this is what it sounds like
Why did I cover up the colors stuck inside my head?
I should've let the jagged edges meet the light instead
Show me what's underneath, I'll find your harmony
The song we couldn't write, this is what it sounds like

"Golden" mungkin menjadi lagu terpopulernya KPop Demon Hunters, tetapi "What It Sounds Like" tetap menjadi lagu penutup yang sukses merangkum perjalanan emosional Rumi. Ia dinyanyikan setelah sang leader akhirnya mengakui rahasia yang selama ini dia sembunyikan dari rekan-rekannya. "What It Sounds Like" hadir sebagai lagu pengiring pertarungan klimaks ketika HUNTR/X melawan Saja Boys dan iblis suruhan Gwi-Ma.

Lewat penggalan liriknya yang berbunyi, "Nothing but the truth now" dan "The song we couldn't write, this is what it sounds like", Rumi sadar bahwa keberanian untuk jujur terhadap diri sendiri menjadi kunci untuk melangkah maju. Kejujuran Rumi bukan hanya membebaskannya dari rasa bersalah, tetapi juga melepaskan orang-orang yang berada dalam pengaruh Gwi-Ma. Dalam adegan pertarungan yang emosional, "What It Sounds Like" menjadi lagu pemersatu bagi mereka yang berani menerima diri apa adanya.

KPop Demon Hunters telah menghadirkan lagu-lagu yang tak hanya memorable, tetapi juga penuh makna. Acara sing along pada 11 Juli 2026 bisa menjadi kesempatanmu untuk menghayati makna di balik setiap lirik lagunya dengan sudut pandang baru. Apakah kamu tertarik untuk mengikuti sing along bersama di Jakarta nanti?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article