Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Film tentang Anak yang Justru Membesarkan Orangtuanya

5 Film tentang Anak yang Justru Membesarkan Orangtuanya
A Childhood (dok. Films du Losange/A Childhood)
Intinya Sih
  • Lima film ini menggambarkan anak-anak yang harus memikul tanggung jawab orangtua mereka karena kondisi keluarga yang tidak ideal, baik secara mental maupun finansial.
  • Tokoh-tokoh seperti Akira, Ha Na, Zain, Jimmy, dan Georgiana menunjukkan kedewasaan prematur saat menghadapi beban hidup yang seharusnya ditanggung orang dewasa.
  • Artikel menyoroti realitas pahit bahwa ketidaksiapan orangtua sering membuat anak tumbuh terlalu cepat dan berperan sebagai penopang utama dalam keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Idealnya, orangtua melahirkan anak dalam kondisi siap segalanya, baik mental maupun finansial. Namun, dalam banyak kasus, idealisme itu terpatahkan karena beragam faktor. Alhasil, situasinya berbalik, anak yang belum stabil dan mapan secara emosi justru “membesarkan” orangtuanya.

Dalam arti, mereka menanggung beban yang seharusnya bukan tanggung jawab mereka. Contoh paling mudah adalah melimpahkan beban pengasuhan adik kepada anak tertua, atau menjadikan anak sebagai tempat curhat dan diskusi hal-hal yang seharusnya bukan urusannya. Kamu bisa melihat gambaran anak yang "membesarkan" orangtuanya dalam lima film berikut.

1. Nobody Knows (2004)

Nobody Knows
Nobody Knows (dok. Trigon Film/Nobody Knows)

Nobody Knows adalah kisah tragis Akira, bocah 12 tahun yang lahir dari ibu dengan gangguan psikologis. Tak dijelaskan gamblang di film penyebab kelakuan ibunya, tetapi Akira diberi beban yang seharusnya bukan tanggung jawabnya di usia sebelia itu.

Selain harus merawat dan menghidupi ketiga adiknya, Akira juga sering dibuat merasa bersalah ketika meminta haknya sebagai anak kepada sang ibu. Intinya, Akira yang justru menganyomi sang ibu, bukan sebaliknya.

Parahnya, sang ibu ternyata tak pernah mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah formal. Bahkan, hanya Akira yang punya akta kelahiran, sementara asal-usul anak-anak lainnya tak jelas.

  • Genre: drama
  • Pemain: Yuya Yagira, Yukiko Ehara
  • Sutradara: Hirokazu Koreeda

2. The House of Us (2019)

The House of Us
The House of Us (dok. Finecut/The House of Us)

Dalam The House of Us, kita akan berkenalan dengan Ha Na, bocah perempuan praremaja yang setiap hari mendengar pertengkaran orangtuanya. Sebagai seorang anak, perceraian ayah-ibunya adalah hal yang paling menakutkan. Ini membuatnya rela mengambil alih beberapa tugas yang sebenarnya bukan kewajibannya, seperti menyiapkan makanan sampai menjadi tempat curhat orangtuanya yang saling menjelekkan satu sama lain.

Satu hari, ia bertemu dengan dua kakak beradik yang juga ditelantarkan orangtua mereka secara tak langsung. Pertemuan ini membuat Ha Na jadi punya tempat untuk melampiaskan keinginan terdalamnya untuk punya keluarga bahagia. Ia menjelma jadi sosok kakak perempuan sekaligus ibu untuk mereka. Ia lupa kalau dirinya sendiri adalah anak yang emosinya pun belum stabil.

  • Genre: drama, coming of age
  • Pemain: Kim Na Yeon, Kim Si A
  • Sutradara: Yoon Ga-eun

3. Capernaum (2019)

Capernaum
Capernaum (dok. Sony Classics Pictures/Capernaum)

Capernaum juga bisa jadi gambaran anak yang justru berpikiran lebih bijak ketimbang orangtuanya sendiri. Sang anak bernama Zain, 12 tahun, bertubuh mungil untuk anak seusianya, tetapi nekat mengajukan tuntutan ke pengadilan atas ketidakbecusan orangtuanya merawat anak-anak mereka, termasuk dirinya.

Pemicunya adalah keputusan ayah Zain menikahkan adik perempuannya yang masih di bawah umur. Zain berusaha mencegahnya, tetapi gagal. Ia yang frustrasi dengan hidupnya dan kesal harus bekerja untuk membantu keuangan keluarga di usia sekecil itu akhirnya memutuskan untuk kabur dan tinggal di jalanan. Ia berbaur dengan para imigran gelap dan pencari suaka asal negara tetangga.

  • Genre: drama
  • Pemain: Zain al-Rafeea, Yordanos Shifera
  • Sutradara: Nadine Labaki

4. A Childhood (2015)

A Childhood
A Childhood (dok. Films du Losange/A Childhood)

Tak pernah terbayang dalam benak Jimmy bahwa pada usia 13 tahun ia harus “membesarkan” ibunya sendiri. Ini karena sang ibu adalah pecandu narkoba yang menikah lagi dengan seorang kriminal. Rumahnya tak terurus sampai-sampai Jimmy mengambil alih tugas-tugas yang harusnya dilakukan orangtuanya. Termasuk, merawat adik tirinya sebelum berangkat ke sekolah. Semua dianggapnya normal sampai ia menghadiri acara ulang tahun salah satu teman sekelasnya dan melihat perbedaan nyata antara dirinya dan anak-anak lain.

  • Genre: drama
  • Pemain: Alexi Mathieu, Angelica Sarre
  • Sutradara: Philippe Claudel

5. Waiting for August (2014)

Waiting for August
Waiting for August (dok. DA Films/Waiting for August)

Waiting for August adalah keseharian Georgiana, remaja 15 tahun yang hidup sendiri bersama adik-adiknya di sebuah apartemen subsidi di Bacău, Rumania. Ibu tunggalnya terpaksa merantau ke luar negeri agar bisa memenuhi kebutuhan finansial mereka, meninggalkan tanggung jawab pengasuhan dan rumah tangga di tangan putri tertuanya.

Dalam beberapa adegan, kita diajak mendengar percakapan Georgiana dan sang ibu lewat telepon. Ini membuat kita tak percaya betapa muda usianya kala itu. Orang mungkin akan memuji kedewasaan dan kelincahan sang remaja, tetapi tak banyak yang sadar betapa banyak pengorbanan yang ia lakukan demi orang dewasa yang sudah melahirkannya ke dunia.

  • Genre: dokumenter
  • Pemain: Georgiana Halmac
  • Sutradara: Teodora Mihai

Anak-anak memang dididik untuk jadi bijak dan siap menghadapi dunia saat sudah cukup umur, tetapi ternyata gak sedikit yang justru disiapkan terlalu dini karena keadaan. Faktor finansial dan kesiapan mental orangtua jadi penentu di sini. Ketika salah satunya saja tak tercukupi, jadilah situasi berbalik: anak yang “membesarkan” orangtua mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman

Related Articles

See More