Para Member Like-an-Angel Baru Sadari Hal-hal Unik Ini Pas Jadi Musisi

Jakarta, IDN Times - Like-an-Angel baru saja menyapa penggemarnya di Indonesia lewat penampilan mereka di LaLaLa Fest 2025, yang digelar pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Band ini merupakan proyek tribute yang dipimpin oleh Tetsuya, bassist sekaligus salah satu pendiri band legendaris Jepang, L’Arc-en-Ciel.
Menariknya, para anggota Like-an-Angel berasal dari lintas generasi, menghadirkan kolaborasi unik antara pengalaman sebagai musisi. Di atas panggung maupun di balik layar, mereka pun berbagi cerita tentang pengalaman baru yang dirasakan sebagai musisi dalam proyek spesial ini. Kira-kira seperti apa, ya?
1. Tetsuya baru sadar lagu bisa menggetarkan hati pendengar

Tetsuya telah berkarier sejak 1991 dan kini tengah fokus tampil bersama Like-an-Angel. Meski sudah puluhan tahun berkecimpung di industri musik, ia mengungkapkan bahwa baru kali ini ia merasakan bagaimana lagu yang dibawakannya mampu menyentuh hati dan membuat orang terharu.
"Musik itu kan menggetarkan udara, kan ya. Apa yang kami lakukan sebenarnya hanya menggoyangkan udara, tapi hal itu bisa membuat orang begitu terharu atau tersentuh. Aku merasa bahwa menciptakan perasaan terharu itu sungguh luar biasa," ungkap Tetsuya kepada IDN Times pada Sabtu (23/8/2025).
2. Saki ungkap jadi musisi itu bukan kerjaan main-main

Sementara itu, Saki menuturkan bahwa kehidupan sebagai musisi tidak semudah seperti citra yang sering melekat pada profesi tersebut. Ia bahkan merasa bahwa Like-an-Angel sangat serius dan total dalam mengerjakan setiap karyanya.
Saki menuturkan, "Banyak orang cenderung mengira kalau musisi itu kerjanya seperti cuma bersenang-senang. Setelah benar-benar menjalaninya, saya merasa ini adalah pekerjaan yang menuntut kita untuk serius dan bekerja keras. Semua orang serius."
"Di Like-an-Angel, semua orang khususnya sangat serius, jadi ini adalah latihan paling intens dalam hidup saya," lanjutnya sambil tertawa.
3. Cerita Jekyll jadi member Like-an-Angel

Jekyll sang vokalis juga membagikan pengalaman barunya selama bergabung dengan Like-an-Angel. Penyanyi asal Thailand ini menyebut bahwa, proyek tersebut memberinya pengalaman yang melampaui batas dari apa yang pernah ia rasakan sebelumnya sebagai musisi.
"Sebelum aku bergabung menjadi member Like-an-Angel, aku juga seorang musisi, tapi aku musisi biasa aja. Dan aku merasa ada batasan yang saat itu aku merasa tidak bisa melampauinya," ujar Jekyll.
Sang vokalis menutup, "Lalu setelah aku menjadi frontman dari Like-an-Angel, aku bekerja lebih keras, mendapatkan lebih banyak pengalaman dari para member dan staf kami yang semuanya profesional. Jadi aku tumbuh sedikit demi sedikit, dan akhirnya bisa melampaui batasan yang dulu aku hadapi."
Like-an-Angel kini telah merilis Angel Beside YoU yang sukses membuat penonton di festival ikut bernyanyi. Apakah kamu salah satu penontonnya?