Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sinners (dok. Warner Bros. Pictures/Sinners)
Sinners (dok. Warner Bros. Pictures/Sinners)

Intinya sih...

  • Michael B. Jordan terkejut dan emosional mendapat nominasi Oscar pertamanya

  • Ia merasa sangat senang untuk teman-temannya yang juga mendapat nominasi Oscar pertama

  • Sutradara Sinners, Ryan Coogler, kaget dengan jumlah nominasi filmnya yang mencapai 16

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Michael B. Jordan menjadi salah satu orang yang kaget dengan pengumuman nominasi Oscar pada Kamis (22/1/2026) waktu setempat. Di usia 38 tahun, aktor yang telah malang melintang di industri hiburan selama lebih dari dua dekade itu akhirnya mendapat nominasi Oscar pertamanya. Pencapaian ini datang lewat penampilan gandanya sebagai si kembar Smoke dan Stack dalam film Sinners (2025).

Jordan bukan nama baru di Hollywood. Ia tumbuh dari serial televisi ikonik era 2000-an seperti The Wire dan Friday Night Lights sebelum menjelma menjadi bintang blockbuster lewat waralaba Creed. Namun, nominasi Oscar ini terasa berbeda. Sinners sendiri mencetak sejarah dengan 16 nominasi, jumlah terbanyak yang pernah diraih satu film dalam sejarah Academy Awards.

1. Michael B. Jordan emosional saat tahu masuk nominasi Oscar

Sinners (dok. Warner Bros. Pictures/Sinners)

Kepada The Hollywood Reporter, Michael B. Jordan menyebut pencapaian ini sebagai bentuk penegasan yang sangat personal. Saat dihubungi lewat telepon, ia beberapa kali tertawa tak percaya, bersorak, lalu terdiam menahan emosi yang meluap.

"Jujur saja, saya masih mencerna semuanya. Ini benar-benar bukti kualitas film secara keseluruhan, semua bagian yang terlibat, dan orang-orang yang menonton film ini," ujar Jordan.

Orang pertama yang ia hubungi setelah pengumuman nominasi adalah ibunya.

"Ibu saya adalah orang pertama yang saya telepon. Itu luar biasa. Banyak air mata dan alasan mengapa saya berada di industri ini dan mengapa saya berakting," katanya.

Mengobrol dengan ibunya, menurut Jordan, mengingatkannya pada awal perjalanan kariernya yang penuh perjuangan. "Berbicara dengan perempuan yang memulai semuanya pertama kali sangat berarti bagi saya."

2. Michael ikut senang teman-temannya mendapat nominasi Oscar pertamanya

Sinners (dok. Warner Bros. Pictures/Sinners)

Nominasi ini bukan hanya momen spesial bagi Jordan. Rekan-rekan mainnya di Sinners, Wunmi Mosaku dan Delroy Lindo, juga sama-sama meraih nominasi Oscar pertama dalam karier mereka sebagai aktor pendukung.

"Woo! Ya, senang sekali untuk Delroy. Senang sekali untuk Wunmi. Aku sangat senang untuk Coog (sutradara Ryan Coogler) dan semua orang, tapi untuk Delroy, Wunmi, aku tidak bisa lebih bahagia lagi untuk mereka," kata Jordan antusias.

Ketika ditanya apakah ia akan merayakan pencapaian ini, Jordan justru menjawabnya dengan guyonan.

"Aku sedang dalam perjalanan sekarang, lagi bersiap-siap. Aku akan meluangkan waktu malam ini untuk benar-benar merenung. Akan ada tanda-tanda. Akan ada tanda-tanda perayaan," tuturnya sambil tertawa.

3. Sutradara Sinners, Ryan Coogler, sempat mengira salah menghitung jumlah nominasi

Sinners (dok. Warner Bros. Pictures/Sinners)

Pengumuman nominasi Oscar juga menjadi pengalaman emosional bagi sutradara Sinners, Ryan Coogler. Ia mengungkap bahwa keluarganya sudah berkumpul sejak dini hari untuk menyaksikan pengumuman bersama-sama. Bahkan, ia sempat kaget dengan jumlah nominasinya.

"Ayah saya menghitung jumlahnya di samping saya. Dan ketika dia bilang jumlahnya 16, saya bilang, 'Ayah, kamu salah hitung. Tidak mungkin sebanyak itu,'" kata Coogler, dikutip dari Deadline, Jumat (23/1/2026).

Namun setelah jumlah tersebut dikonfirmasi oleh berbagai laporan, ayah Coogler justru semakin percaya diri.

"Sekarang dia terus-terusan mengingatkan kalau hitungannya benar: 'Jadi kamu percaya artikel-artikel itu, tapi tidak percaya hitungan ayahmu?'" tiru Coogler sambil tertawa.

Dibintangi Michael B. Jordan sebagai saudara kembar Smokestack, Sinners menggabungkan drama sejarah, horor-vampir, dan isu rasisme dalam latar Mississippi era 1930-an. Kisah tentang pendirian klub blues ini berhasil memikat Academy dan meraih nominasi di kategori paling bergengsi, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Aktor Utama Terbaik.

Editorial Team