momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Ketertarikan The Overtunes pada acara berbasis literasi bukan tanpa alasan. Mikha merasa ada kesamaan frekuensi antara penulis lagu dan para pembaca buku. Ia berpendapat kalau para penikmat buku biasanya memiliki rasa sensitif yang lebih tinggi dalam menangkap pesan dan intensi di balik sebuah lirik lagu.
"Kadang ya merasa seni atau lagu yang kita tulis bisa lebih diapresiasi oleh pendengar yang juga adalah pembaca buku. Karena aku merasa banyak pembaca buku tuh sangat mengapresiasi penulisan yang baik," ujar Mikha.
Vokalis The Overtunes ini juga menambahkan, "Aku juga baca buku tuh kerasa banget intensi dari penulisnya gitu. Kayak kita kadang-kadang ada yang dibawanya emosinya gini-gini, ada yang bener-bener linear banget."
Kini, The Overtunes pun siap merilis album baru untuk mengobati rasa rindu penggemar dengan cara unik. Untuk memulai comeback-nya, mereka pun bekerja sama Gramedia Pustaka Utama untuk mengadakan listening session lagu terbarunya, "Sampai Kapan".