7 Novel yang Diadaptasi Jadi Film dan Serial pada Tahun 2026

- People We Meet on Vacation — Emily Henry
- Wuthering Heights — Emily Brontë
- His & Hers — Alice Feeney
Tahun 2026 tampaknya akan menjadi momen yang menyenangkan bagi para pecinta buku sekaligus penggemar film. Banyak novel populer dari berbagai genre akhirnya mendapat kesempatan hidup baru lewat adaptasi layar. Bagi sebagian pembaca, ini adalah ajang nostalgia. Bagi yang lain, justru jadi pintu masuk untuk mengenal cerita yang sebelumnya belum sempat dibaca.
Adaptasi buku ke film atau serial memang selalu memicu rasa penasaran. Ada yang berharap versi visualnya setia pada sumber asli, ada juga yang justru menantikan interpretasi baru yang lebih segar. Di tahun 2026, deretan judul berikut diprediksi bakal ramai dibicarakan karena ceritanya yang kuat dan nama-nama besar di balik produksinya. Simak judul novel yang diadaptasi jadi film dan serial pada tahun 2026 berdasarkan rangkuman di bawah ini, yuk!
1. People We Meet on Vacation — Emily Henry

Novel romansa ini mengikuti kisah Poppy dan Alex, dua sahabat dengan kepribadian yang sangat bertolak belakang. Meski berbeda, mereka selalu menyempatkan diri liburan bersama setiap tahun, sampai sebuah perjalanan ke Kroasia merusak segalanya. Setelah dua tahun tak saling bicara, mereka memutuskan untuk bertemu sekali lagi dalam satu liburan terakhir.
Versi film Netflix-nya mengandalkan dinamika emosi yang tenang tapi mengena. Tom Blyth dan Emily Bader dipercaya membawa chemistry friends-to-lovers yang perlahan berkembang, bukan cinta instan. Versi filmnya digadang-gadang akan terasa manis dan relatable bagi banyak penonton.
2. Wuthering Heights — Emily Brontë

Kisah cinta Catherine dan Heathcliff kembali diangkat dengan pendekatan yang lebih gelap dan emosional. Berlatar padang rumput Yorkshire yang suram, cerita ini menyoroti obsesi, dendam, dan cinta yang perlahan berubah menjadi kehancuran. Ini bukan romansa manis, melainkan potret hubungan yang penuh luka.
Dengan Margot Robbie dan Jacob Elordi sebagai pasangan utama, adaptasi ini menjanjikan intensitas emosional tinggi. Emerald Fennell dikenal berani membongkar sisi gelap karakter, sehingga versi ini diperkirakan akan terasa lebih brutal dan psikologis. Film ini ditujukan untuk penonton yang siap menghadapi kisah cinta tanpa filter romantis.
3. His & Hers — Alice Feeney

Thriller psikologis ini dibangun dari dua sudut pandang yang saling bertabrakan. Seorang detektif dan mantan istrinya yang merupakan pembawa berita, kembali terhubung saat kasus pembunuhan mengguncang kota kecil tempat mereka tumbuh. Masalahnya, masing-masing punya versi kebenaran sendiri.
Serial ini memanfaatkan format multi-perspektif untuk menegaskan tema “semua orang bisa berbohong”. Tessa Thompson dan Jon Bernthal menghadirkan konflik emosional yang tajam, bukan hanya soal kejahatan, tapi juga luka lama yang belum sembuh. Dirilis Januari 2026, serial ini cocok bagi penonton yang menyukai misteri dengan lapisan psikologis kuat.
4. The Seven Dials Mystery — Agatha Christie

Novel ini mungkin bukan karya Agatha Christie yang paling dipuji, tapi justru itu yang membuat adaptasinya menarik. Ceritanya bermula dari sebuah pesta di rumah bangsawan yang berujung tragedi akibat lelucon yang salah sasaran. Dari sana, misteri berkembang ke arah yang tak terduga.
Versi mini-seri berusaha memberi napas baru pada cerita yang dulu dianggap terlalu berlebihan. Dengan ritme yang lebih modern dan pendalaman karakter yang lebih kuat, adaptasi ini berpeluang memperbaiki reputasi novel aslinya. Bagi penggemar misteri klasik, ini bisa jadi kejutan yang menyenangkan.
5. The Beauty — Jeremy Haun & Jason A. Hurley

Di dunia The Beauty, kecantikan bisa diperoleh lewat suntikan alias tanpa diet atau operasi. Namun keindahan ini datang dengan harga mengerikan. Cerita ini memadukan body horror, fiksi ilmiah, dan kritik sosial tentang obsesi manusia terhadap penampilan.
Di tangan Ryan Murphy, adaptasi ini diprediksi tampil provokatif dan penuh visual ekstrem. Serial ini tidak hanya mengandalkan shock value, tapi juga pesan tentang standar kecantikan dan moralitas. Cocok bagi penonton yang menyukai cerita gelap dengan komentar sosial yang tajam.
6. Finding Her Edge — Jennifer Iacopelli

Terinspirasi dari Persuasion karya Jane Austen, novel ini membawa drama romansa ke dunia ice skating kompetitif. Adriana Russo harus menghadapi tekanan keluarga, hubungan palsu, dan cinta lama yang muncul kembali di saat kariernya dipertaruhkan.
Adaptasinya terasa pas dengan nuansa Olimpiade Musim Dingin, menghadirkan drama yang lembut tapi emosional. Kisah ini tidak hanya soal cinta, tapi juga tentang menemukan jati diri di bawah sorotan publik. Cocok bagi penonton yang menyukai cerita coming of age dengan sentuhan romansa.
7. Box Hill — Adam Mars-Jones

Berbeda dari judul lain, novel ini menawarkan kisah pendewasaan yang intim dan berani. Ceritanya mengikuti Colin, pria muda pemalu yang terlibat hubungan kompleks dengan Ray, sosok dominan yang membuka dunia baru baginya. Hubungan ini bukan sekadar soal seksualitas, tapi juga kepercayaan diri dan penerimaan diri.
Dengan Harry Melling dan Alexander Skarsgård, adaptasi ini menjanjikan akting yang intens dan emosional. Film ini diposisikan sebagai drama karakter yang lembut namun jujur. Bukan tontonan ringan, tapi pengalaman sinematik yang membekas.
Dengan ragam genre dan pendekatan yang ditawarkan di tahun 2026, rasanya akan ada banyak cerita yang siap memicu diskusi panjang. Dari semua judul novel yang diadaptasi jadi film dan serial pada tahun 2026, mana yang paling membuatmu penasaran untuk nonton, nih?


















