cuplikan Upin & Ipin "Basikal Kawanku" (youtube.com/Les' Copaque Production)
Penonton setia Upin & Ipin tentunya tahu kalau dahulu Ijat adalah anak yang pendiam karena kurang lancar berbicara. Sebelum komunikasinya membaik seperti sekarang, dahulu Ijat lebih sering berkomunikasi dengan bahasa tubuh. Karena hal ini, teman-temannya juga kesulitan memahami perkataannya. Beruntungnya, Ijat punya sahabat bernama Dzul yang bersedia menerjemahkan setiap ucapannya.
Hubungan Dzul dan Ijat bukan sebatas teman untuk menerjemahkan, tetapi, lebih tepatnya sebagai sahabat yang selalu ada. Buktinya, Dzul ada di sisi Ijat ketika mengalami musibah kebakaran rumah. Dzul juga merupakan satu-satunya yang tahu masa lalu dan trauma yang dialami Ijat. Sementara itu, Ijat menjadi satu-satunya teman Dzul yang mengenal neneknya. Seperti tiga pasang karakter sebelumnya, Ijat dan Dzul juga selalu bermain bersama.
Persahabatan empat pasang karakter dalam Upin & Ipin benar-benar menggambarkan arti sahabat sejati itu sendiri. Upin dan Ipin menggambarkan persahabatan yang terjalin erat, tentang sahabat yang sangat berarti dalam kehidupan kita. Ehsan dan Fizi menggambarkan bagaimana dua sahabat yang saling membantu dan berbagi. Dzul dan Ijat menggambarkan sahabat yang selalu ada dalam suka maupun duka, sementara Mei Mei dan Susanti adalah sahabat yang tak terpisahkan.