Deku menghancurkan tubuh All For One. (dok. Bones/My Hero Academia)
Setelah All Might, Izuku Midoriya menjadi pemilik One For All selanjutnya yang berhasil mengalahkan All For One. Deku tidak dibunuh oleh All For One, tetapi dirinya yang membunuh All For One. Deku berhasil mengakhiri era kejahatan All For One yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.
Deku sendiri merupakan pemilik kesembilan sekaligus yang terakhir One For All. Sama seperti All Might, Deku juga terlahir sebagai Quirkless. Namun, setelah All Might melihat dirinya sendiri ada pada Deku, All Might memutuskan untuk mewariskan One For All pada Deku.
Jika All Might menjadi orang yang membawa kejayaan One For All, Deku menjadi orang yang berhasil membuka semua kekuatan One For All. Di tangan Deku, One For All bukan hanya Quirk yang dapat meningkatkan kekuatan fisik. Namun, Deku juga dapat menggunakan semua Quirk asli dari para pemilik One For All sebelumnya.
Sama seperti All Might, Deku juga mengalahkan musuhnya dengan mengorbankan One For All. Pada pertarungan terakhir, Deku memberikan One For All pada Tomura Shigaraki untuk menghancurkan dari dalam. Cara tersebut memang berhasil mengalahkan Shigaraki. Namun, One For All juga harus lenyap bersama Shigaraki.
Setelah kekalahan Shigaraki, All For One sempat mengambil alih tubuh Shigaraki. Pada titik ini, All For One bisa dibilang berada pada wujud terkuatnya. Namun, berkat bantuan pahlawan lain dan bara One For All yang tersisa di tubuhnya, Deku berhasil menghancurkan All For One untuk selamanya.
One For All memang bukan Quirk yang bisa diwariskan pada sembarang orang. Selain karena kekuatannya yang besar, para pemilik One For All juga harus mewariskan misi untuk mengalahkan All For One. Jadi, bagaimana menurutmu tentang ketiga karakter My Hero Academia di atas?