Akaza bersiap menghadapi Tanjiro dan Giyu. (dok. ufotable/Demon Slayer: Infinity Castle)
Kyojuro Rengoku menjadi salah satu karakter paling disukai dalam seri Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba. Penggemar menyukai Rengoku karena kepribadiannya yang menyenangkan dan mudah bergaul dengan trio protagonis. Karena hal tersebut, tidak mengherankan jika penggemar membenci Akaza karena telah membunuh Rengoku.
Namun, penggemar tidak bisa sepenuhnya membenci Akaza setelah mengetahui bahwa Akaza adalah salah satu karakter dengan latar belakang paling tragis. Bahkan, sebelum dirinya menjadi iblis, Akaza sudah memiliki kehidupan yang keras dan pilu. Saat dirinya masih menjadi manusia, Akaza terpaksa harus menjadi pencuri untuk mengobati ayahnya yang sakit.
Meski sudah terkenal sebagai kriminal, Akaza tetap mencuri karena itu adalah satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Namun, Akaza merasa telah dikhianati setelah ayahnya memutuskan untuk bunuh diri. Akaza sempat memiliki kehidupan yang bahagia setelah dirinya diselamatkan oleh seorang pemilik dojo bernama Keizo.
Di sana, Akaza juga menemukan cintanya dari putri Keizo, Koyuki. Sayangnya, kebahagiaan itu tidak berlangsung dengan lama. Suatu hari, dojo musuh meracuni sumur dojo Keizo sehingga membunuh semua orang di dojo, termasuk Koyuki.
Setelah membantai dojo yang telah membunuh semua orang yang ia cintai, Akaza menerima tawaran Muzan Kibutsuji untuk menjadi iblis. Sejak awal, Akaza tidak menjadi iblis karena dirinya jahat. Namun, Akaza menjadi iblis agar dirinya bisa melindungi orang yang ia cintai meski Akaza sebenarnya sudah tidak memiliki siapa-siapa.