Anaconda (2025) bukanlah reboot atau remake langsung dari film kultus tahun 1997, melainkan "spritual sequel" yang sadar diri dan sengaja dibuat konyol dari film aslinya. Alih-alih mengulang formula lama, film ini mengikuti dua sahabat masa kecil yang tumbuh besar dengan obsesi terhadap Anaconda dan memutuskan untuk pergi ke Amerika Selatan demi membuat film versi mereka sendiri.
Meski dibalut dengan humor meta, petualangan absurd, dan selingan twist kecil, film ini justru menutup ceritanya dengan akhir yang surprisingly manis. Bahkan, Anaconda (2025) menemukan cara cerdik untuk mengaitkan dirinya langsung dengan film tahun 1997 lewat kemunculan bintang-bintang lamanya. Jadi, apa sebenarnya makna ending film ini?
Artikel ini mengandung spoiler!
