Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Pertanyaan Besar Belum Terjawab di Ending The Punisher One Last Kill
cuplikan The Punisher: One Last Kill (dok. Marvel Television)

Sosok Frank Castle akhirnya kembali muncul di MCU lewat special presentation The Punisher: One Last Kill, yang rilis pada Rabu (13/5/2026). Sebelumnya, banyak yang menanyakan sosoknya yang absen di Daredevil: Born Again Season 2, setelah sempat comeback dan debut di MCU pada musim pertama.

Dari One Last Kill ini, kita diajak melihat sisi lain kota New York dari sudut pandang Frank Castle, di tengah kekacauan yang terjadi pada Born Again Season 2. Meski begitu, masih ada beberapa pertanyaan yang gak ada jawabannya sampai akhir cerita ini disampaikan. Masih ngegantung dan bikin penasaran banget, nih.

1. Kenapa Frank Castle gak diburu sama pasukan anti-vigilante, seperti yang dialami Daredevil dan Karen Page?

cuplikan The Punisher: One Last Kill (dok. Marvel Television)

The Punisher: One Last Kill secara resmi mengambil latar sebelum dan ketika peristiwa Daredevil: Born Again Season 2 berlangsung. Dalam serial Daredevil, seharusnya Frank Castle menjadi salah satu buronan yang dicari Wilson Fisk bersama pasukan anti-vigilante yang ia buat.

Kalau dilihat dari serialnya, aksi pasukan anti-vigilante ini intens dan responsif banget. Sampai akhirnya mereka benar-benar bisa menangkap Karen Page. Tapi di One Last Kill, Frank Castle seperti sama sekali gak ada gangguan dari pasukan anti-vigilante itu sendiri. Meski memang, dia lebih direpotkan dengan teror dari Ma Gnucci dan pasukan yang memburu nyawanya. Tapi tetap saja, gak ada sesuatu yang menceritakan Frank Castle sembunyi-sembunyi dari anti-vigilante masih jadi pertanyaan besar.

2. Ke mana Frank saat Daredevil dan kawan-kawan memojokkan Wilson Fisk di persidangan?

cuplikan The Punisher: One Last Kill (dok. Marvel Television)

Kalau kamu ngikutin serial Daredevil: Born Again Season 2 dan paham sama konteksnya, percaya deh, apa yang terjadi di New York pada saat ending cerita itu benar-benar kacau dalam skala yang masif. Sebagian publik New York yang kontra sama Fisk memenuhi area gedung persidangan, bahkan sampai bentrokan sama Fisk secara langsung.

Meski begitu, di The Punisher: One Last Kill peristiwa ini sama sekali gak dibahas. Tidak di-mention, atau paling gak beritanya muncul di TV atau radio. Maka dari itu, jadi pertanyaan besar juga pada saat malam peristiwa besar itu, Frank Castle ada di mana dan melakukan apa?

3. Kenapa Frank Castle gak membunuh Ma Gnucci?

cuplikan The Punisher: One Last Kill (dok. Marvel Television)

Kamu mungkin setuju kalau Jon Bernthal sangat ciamik memainkan perannya sebagai Frank Castle alias Punisher. Rasa depresi dan kosong karena kehilangan keluarga tersayang bisa dia tularkan ke penonton, lewat adegan-adegan sedih yang ia tunjukkan. Bahkan karena saking bersimpati sama kesedihan Frank, kamu mungkin juga jadi sangat membenci dengan Ma Gnucci, villain utama di One Last Kill.

Gak salah kalau kamu membencinya, tapi kalau dipikir-pikir Ma Gnucci juga meneror Frank Castle dengan niatan balas dendam karena Frank udah bunuh suami dan anak-anaknya dulu. Namun yang bikin geregetan, kenapa ya waktu itu Frank gak sekaligus membunuh Ma Gnucci sekalian, kalau memang benar dia pengin menghancurkan keluarga kriminal itu. Ketika kesempatan itu datang lagi di One Last Kill, Frank malah gak sempat karena hati nuraninya lebih memilih untuk menyelamatkan sebuah keluarga daripada mengejar Ma Gnucci yang kabur.

Pertanyaan-pertanyaan ini sepertinya gak mungkin terjawab di penampilan Frank Castle selanjutnya, yakni di film Spider-Man: Brand New Day. Kayaknya Punisher harus dikasih proyek solo lagi nih supaya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Editorial Team