Justin Bieber (instagram.com/lilbieber)
Dari delapan album tadi, sebenarnya semua relatif diterima dengan baik oleh khalayak luas. Namun, berdasar amatan Metacritic yang merangkum ulasan dari beberapa media musik dan hiburan ternama dunia, seperti Rolling Stone, NME, Consequence of Sound, Pitchfork, dll., justru album SWAG (Justin Bieber) dan Man’s Best Friend (Sabrina Carpenter) yang masuk terlemah secara skor akumulatif. Namun, mereka melibatkan produser dan penulis lagu yang pada edisi ini dapat nominasi individu dalam Grammy, yakni Dijon (SWAG) dan Amy Allen (Man’s Best Friend). “Manchild” dari albumnya Carpenter bahkan dapat nominasi Song of the Year pula, bersaing dengan “Abracadabra” (Lady Gaga) dan “DtMF" (Bad Bunny).
Mereka memang lebih populer secara nama dan genre. Namun, buat para pengamat musik, pertumbuhan mereka dari album sebelumnya, inovasi di setiap lagu, dan lyricism selalu jadi titik berat. Gak heran, ketika album DeBÍ TiRAR MáS FOToS (Bad Bunny), GNX (Kendrick Lamar), dan Chromakopia (Tyler, The Creator) meraup skor tertinggi menurut kritikus dari delapan nomine tadi. MAYHEM (Lady Gaga), Let God Sort Em Out (Clipse, Pusha T, Malice), dan MUTT (Leon Thomas) menyusul secara berurutan.