9 Lagu Indonesia tentang Tekad Berhenti Mengejar Cinta Gebetan

Kadang, menyerah jadi pilihan saat gebetan tidak kunjung menunjukkan keinginan untuk berkomitmen dalam menjalin hubungan asmara. Meski pedih, usaha mengejar cintanya akan terasa melelahkan jika sudah berlangsung terlalu lama. Keputusan itulah yang didukung oleh deretan lagu Indonesia berikut ini. Lirik yang ada mengajak kita untuk mencoba melepaskan cinta yang tak kunjung mendapat kejelasan. Apalagi, gebetan terkesan tidak berminat untuk membalas cinta itu dalam waktu dekat. Yuk, simak!
1. "Biarlah" dari Nidji membahas keinginan berhenti mengejar gebetan yang terus menjauh. Ada pula harapan agar bisa melupakan cinta sepihak tersebut

2. "Berhenti Berharap" dari Sheila on 7 mengungkap tekad berhenti menunggu gebetan membalas cinta. Sebab, derita akibat harapan palsu susah dihadapi

3. "Menyesal" dari Zaskia Gotik membahas waktu yang terbuang sia-sia karena gebetan tak kunjung membalas cinta. Ketidakpastian dengannya melukai hati

4. "Cinta Tak Mungkin Berhenti" dari Tangga mengungkap usaha melupakan demi kebaikan diri usai memberanikan diri jatuh cinta pada sosok tak tergapai

5. "Cinta Dalam Hati" milik Ungu mengungkap harapan diberi pelukan terakhir. itu karena orang yang dikagumi akan pergi mencari kebahagiaannya sendiri

6. "Cinta Sendiri" dari Kahitna membahas keberanian menyerah menanti gebetan membalas cinta. Namun, rasanya tak yakin dapat menjalani hari tanpanya

7. "Kalah" dari Glenn membahas kenyataan pahit saat harus menjauhi gebetan yang tak bisa membalas cinta. Namun, ada tekad mencintainya dalam diam

8. "Tanya Hati" dari Pasto mengungkap doa agar melupakan gebetan. Sebab, dia tak bisa menghargai usaha diri ini menjadi yang terbaik untuknya

9. "Karena Ku Sanggup" dari Agnez Mo membahas ketabahan saat merelakan gebetan. Sebab, dia sering menyakiti dengan sikapnya yang tak ingin berkomitmen

Berhenti mengejar gebetan bisa menjadi langkah yang menyelamatkan kita dari waktu yang terbuang sia-sia. Sebab, ada kemungkinan cinta itu tak berbalas sampai akhir. Hal itulah yang dijelaskan secara realistis dalam deretan lagu Indonesia di atas.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.



















