Jakarta, IDN Times - Tak berhenti sebagai satu film saja, tim produksi Pelangi di Mars (2026) rupanya sudah menyiapkan rencana besar untuk memperluas dunia ceritanya. Blueprint semesta Pelangi di Mars disebut telah dirancang sejak awal, membuka peluang hadirnya sekuel hingga spin-off di masa depan.
Film fiksi ilmiah keluarga garapan Upie Guava ini diproyeksikan menjadi awal dari sebuah IP (intellectual property) lokal berskala besar, bukan sekadar tontonan musiman di kala libur Lebaran.
