Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Stephanie Meyerson, MUA yang Jadi Jawara MasterChef Indonesia 13
Stephanie Meyerson (instagram.com/stephanie.mci13)
  • Stephanie Meyerson, seorang make-up artist asal Pontianak, berhasil menjadi juara MasterChef Indonesia Season 13 setelah mengalahkan Bunga di babak Grand Final.
  • Meski berlatar belakang dunia kecantikan dan bukan kuliner, Stephanie memanfaatkan ketelitian serta kreativitasnya sebagai MUA untuk menciptakan hidangan dengan tampilan rapi dan konsep menarik.
  • Perjalanan Stephanie penuh tantangan dengan enam kali Pressure Test, namun ia tetap konsisten hingga meraih skor akhir 2416, unggul tipis empat poin dari Bunga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

MasterChef Indonesia Season 13 telah menemukan pemenangnya. Ialah Stephanie, seorang make-up artist asal Pontianak yang berhasil meraih juara setelah pertarungan sengit di Grand Final melawan Bunga.

Latar belakang pekerjaan utamanya yang tidak berkaitan dengan dunia dapur gak menghalangi ambisi Stephanie buat menaklukkan Gallery MasterChef. Bahkan, ia berhasil memanfaatkan latar belakangnya sebagai MUA untuk diterapkan ke dunia masak, menghasilkan masakan yang rapi dan konsep yang indah.

1. Latar belakang Stephanie MCI 13, berkecimpung di dunia makeup artist

Stephanie Meyerson (instagram.com/stephanie.mci13)

Stephanie merupaka peserta MasterChef Indonesia Season 13 yang mewakili Pontianak, Kalimantan Barat. Meski memiliki bakat dan talenta di bidang kuliner, namun perumpuan berusia 30 tahun ini lebih mendalami perannya sebagai permanent make-up artist profesional untuk pekerjaan utama. Stephanie mendirikan sebuah studio kecantikan bernama Beauty Maison sejak 2017 dan masih eksis hingga sekarang.

2. Perjalanan Stephanie di MasterChef Indonesia 13

Stephanie Meyerson (instagram.com/stephanie.mci13)

Meski Stephanie bukan berasal dari ranah kuliner di dunia profesional, tapi perempuan asal Pontianak ini pernah menimba ilmu di sekolah kuliner internasional, Le Cordon Bleu Australia. Selama periode 2014-2015, Stephanie mengasah talenta memasaknya di bidang Patisserie alias pastry dan baking.

Selain itu, ia juga mendapat materi pelajaran yang cukup mengenai hospitality dan juga marketing operations. Menurut keterangan di akun LinkedIn miliknya, Stephanie juga sempat belajar terkait hospitality restoran dan perhotelan, kuliner, dan manajemen bisnis di TAFE NSW, Australia.

3. Perjalanan Stephanie di MasterChef Indonesia 13

MasterChef Indonesia 13 (instagram.com/masterchefina)

Setelah melewati berbagai tahap audisi dan Bootcamp, pemilik nama lengkap Stephanie Meyerson ini sukses meyakinkan juri untuk lolos ke Gallery MasterChef bersama dengan 26 peserta lainnya, yang berasal dari berbagai daerah. Stepahnie merupakan satu-satunya wakil dari Pontianak di ajang MCI 13 ini.

Perjalanan Stephanie menuju podium juara sama sekali gak mulus. Dia merupakan salah satu peserta terbanyak yang merasakan tekanan atmosfer Pressure Test, yakni sebanyak enam kali. Namun, enam kali memakai apron hitam ternyata sama sekali gak membuat semangatnya untuk membuktikan kelayakannya di panggung MasterChef Indonesia luntur.

Dalam challenge Golden Lid Pressure Test di babak penentuan 4 Besar, permanent MUA ini sukses menghidangkan menu fancy yang berbahan utama kepiting alaska. Meski dapat kritikan cukup pedas dari Chef Juna, Stephanie tetap berhasil lolos ke babak Grand Final untuk berhadapan dengan Bunga. Stephanie berhasil meraih juara setelah menjalani empat ronde di Grand Final, dan menang tipis hanya berjarak empat poin saja.

Sepanjang gelaran MasterChef Indonesia, Stephanie dikenal sebagai peserta yang memiliki gaya plating artistik dan rapi.

Editorial Team