Jakarta, IDN Times - Public figure dan entrepreneur, Cherly Yuliana Anggraini atau yang lebih akrab disapa Cherly Juno, mengakui peran media sosial sebagai ruang untuknya membangun personal branding agar tetap konsisten dalam dunia kewirausahaan.
Pernyataan tersebut Cheryl paparkan dalam Indonesia Summit 2025 Day 2, sesi Beyond the Balance Sheet: Redefining Success for the Digital Womenpreneur di The Tribarata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis (28/8/2025).
"Switch dari Chibi Chibi tersebut akhirnya bisa entrepenur itu semua aku share by social media aku. Berarti, ada satu dua hal yang aku lakukan, yaitu personal branding. So, personal branding is a key, ya," kata Cherly.
Memiliki photographic memory, Cherly membagikan pengalaman saat menjual produk herbalnya dengan mengingat nama dan foto profil dari para pelanggan. Ia mengatakan, "Kalau misalkan di TikTok atau Shopee, atau pun di mana pun akun jualan, pasti ngomongnya tuh, 'Jangan lupa check out ya, yuk dicek keranjang satu, coba dicek etalase nomor satu, jangan lupa di-check out!'. Mostly kan kalimat-kalimatnya yang seperti itu, itu konsisten yang salah menurut aku. Bagaimana cara kita bisa berinteraksi lebih lagi sama customer."
"Bukan trick sih, ini puji Tuhannya karena aku tuh punya photographic memory . Jadi, aku bisa mengingat customer aku one by one dari nama dan avatar," tambahnya.
Cherly berpesan kepada para Milenial dan Gen Z agar tidak mudah kecewa ketika melakukan suatu hal. "Aku pengen banget biar teman-teman di sini tuh kalau melakukan segala hal biar nggak gampang kecewa melakukan zero expectation dulu aja. Kadang yang bikin orang akhirnya tidak menjalankan konsistensi tadi itu adalah ekspektasi mereka yang terlalu mereka set ketinggian," kata Cherly menutup sesi hari ini.
Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.
Penulis: Rachel Khatryn