Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Serial Superhero Paling Brutal dan Kelam di Prime Video
The Boys dan Kamen Rider Black Sun (dok. Kripke Enterprises/The Boys | dok. Toei Company/Kamen Rider Black Sun)
  • Prime Video menghadirkan deretan serial superhero bertema dark fantasy dan gore yang sedang populer di tengah isu kejenuhan genre superhero.
  • Lima serial unggulan seperti The Boys, Invincible, Gen V, Diabolical, dan Kamen Rider Black Sun menonjol lewat adegan brutal serta cerita kelam nan intens.
  • Meski penuh kekerasan ekstrem, tiap serial tetap menawarkan alur kuat dan karakter menarik yang membuat penonton betah mengikuti kisahnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di saat muncul isu fenomena superhero fatigue, ternyata tema superhero masih digandrungi. Menariknya, film dan serial superhero dengan genre dark fantasy dan gore malah sedang naik daun. Ini bisa dilihat dari beberapa serial ongoing populer, seperti Daredevil: Born Again dan The Boys. Melihat para superhero bertarung dengan brutal memang cukup menarik. Apalagi kalau dikemas dengan nuansa kelam.

Kamu punya nyali untuk menonton serial superhero dengan kekerasan ekstrem? Platform Amazon Prime Video adalah tempat terbaik untuk mencari. Ia memiliki banyak koleksi serial superhero dengan adegan gore yang gak main-main. Berikut lima rekomendasi serial superhero paling brutal dan kelam terbaik di Prime Video yang bisa kamu coba tonton.

1. The Boys (2019–2026)

The Boys (dok. Kripke Enterprises/The Boys)

The Boys adalah serial live-action bertema superhero yang paling populer di Prime Video. Serial eksklusif ini telah menelurkan 5 musim dan beberapa spin-off. Adapun, musim kelima sekaligus terakhir saat ini sedang ditayangkan. Episode barunya dirilis tiap Rabu. Serial ini menawarkan adegan gore yang ekstrem. Gak hanya itu, ia menampilkan adegan sensitif lainnya seperti kekerasan seksual, genosida, rasisme, bahkan penistaan agama.

The Boys mengisahkan perjuangan kelompok penentang superhero bernama The Boys. Mereka berusaha mengungkap kejahatan yang dilakukan para superhero yang selalu bersembunyi di balik pamor mereka. The Boys dipimpin oleh Billy Butcher (Karl Urban) yang ingin membalas dendam kepada superhero nomor satu, Homelander (Anthony Starr), karena telah menghancurkan rumah tangganya.

2. Invincible (2021–sekarang)

Invincible (dok. Skybound North/Invincible)

Gak kalah dengan The Boys, Invincible juga merupakan serial superhero unggulan dari Amazon Prime. Bedanya, serial adaptasi komik ciptaan Cory Walker ini adalah serial animasi. Serial ini mengisahkan sepak terjang Invincible, seorang superhero muda yang berusaha menghentikan invasi ras alien superkuat bernama Viltrumite.

Serial ini telah tayang sebanyak 4 musim dengan musim keempat yang baru saja selesai tayang pada April 2026 kemarin. Meskipun terlihat seperti film animasi superhero pada umumnya, Invincible bakal bikin kamu kaget dengan level kekerasan ekstrem yang dihadirkan. Serial ini memperlihatkan bagaimana superhero dengan kekuatan super bertarung tanpa membatasi diri.

3. Gen V (2023–2026)

Gen V (dok. Kripke Enterprises/Gen V)

Gen V adalah spin-off dari serial The Boys besutan Eric Kripke. Serial ini berfokus pada tema remaja dengan latar kampus. Ia mengambil latar waktu setelah musim ketiga The Boys. Serial ini memiliki dua musim. Musim keduanya juga belum lama selesai, yakni pada akhir 2025 lalu.

Berlatar di Godolkin University School of Crimefighting, kamu akan mengikuti kisah para manusia super muda yang berusaha mengejar mimpi mereka untuk menjadi salah satu anggota The Seven, tim superhero utama yang dipimpin Homelander. Meskipun adegan kekerasannya sebrutal serial orisinal, ia menghadirkan kisah drama dan humor yang lebih banyak. Itu membuat nuansa serialnya tidak sekelam The Boys.

4. The Boys Presents: Diabolical (2022)

The Boys Presents: Diabolical (dok. Kripke Enterprises/The Boys Presents: Diabolical)

Selain Gen V, ada satu lagi serial spin-off The Boys yang bisa kamu tonton secara eksklusif di Amazon Prime Video. Namun, alih-alih live-action, spin-off ini digarap sebagai serial animasi. Judulnya adalah The Boys Presents: Diabolical. Serial berjumlah delapan episode tersebut digarap oleh Titmouse, salah satu studio animasi ternama yang sempat menggarap The Legend of Vox Machina (2023).

Serial ini berformat antologi. Tiap episode memiliki cerita standalone yang mengambil latar semesta The Boys. Setiap episodenya menghadirkan karakter utama berbeda. Kartun ini juga menampilkan adegan gore level moderat yang bikin penonton ngilu. Kalau kamu merasa Invincible terlalu ekstrem, The Boys Presents: Diabolical bisa jadi pilihan solid.

5. Kamen Rider Black Sun (2022)

Kamen Rider Black Sun (dok. Toei Company/Kamen Rider Black Sun)

Tidak hanya superhero asal Amerika Serikat saja, Amazon Prime juga menghadirkan serial live-action superhero asal Jepang yang biasa disebut tokusatsu. Kamen Rider Black Sun adalah salah satunya. Serial tersebut merupakan versi remake dari Kamen Rider Black RX (1988) yang populer di Indonesia dengan judul Satria Baja Hitam RX.

Meskipun ceritanya berubah, intinya masih sama. Kamu akan mengikuti sepak terjang Kotaro Minami dalam menghadapi konflik antara manusia dan kaijin yang kian memanas. Dibandingkan versi orisinal, versi baru ini mengambil pendekatan berbeda. Ia menghadirkan cerita yang lebih realistis, kelam, bahkan brutal. Soal adegan kekerasan, ia juga gak main-main, lho. Terkadang ia gak terasa seperti serial Kamen Rider, tetapi seperti sebuah slasher dengan tema monster.

Deretan serial di atas sebenarnya gak hanya menjual adegan kekerasan ekstrem. Tiap serial memiliki alur cerita yang solid dan unik. Kamu gak hanya bakal dibikin deg-degan dengan kebrutalannya, karena ceritanya akan bikin kamu terlena. Jadi, apakah kamu punya nyali untuk menonton serial di atas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team