Dalam dunia perfilman, biasanya seorang sutradara dikenal kuat di satu jalur saja, entah itu film fiksi atau dokumenter. Namun, ada juga segelintir nama sutradara yang justru mampu menyeimbangkan keduanya dengan kualitas luar biasa. Mereka bukan cuma jago merangkai cerita imajinatif, tapi juga piawai menangkap realitas dengan cara yang jujur dan menggugah.
Kemampuan ini jelas gak datang begitu saja. Film fiksi membutuhkan kreativitas dan visi visual yang kuat, sementara dokumenter menuntut kepekaan terhadap fakta dan kehidupan nyata. Ketika dua kemampuan ini bertemu dalam satu sosok, hasilnya sering kali menjadi karya yang terasa lebih dalam dan autentik. Berikut lima sutradara yang sukses membuktikan hal tersebut.
