Comscore Tracker

5 Anime yang Digarap oleh 2 Studio, Ada takt op.Destiny!

Dua studio animasi berkolaborasi untuk menciptakan anime

Studio anime memang berperan penting dalam pembuatan suatu anime. Nantinya, pihak studio akan bertanggung jawab dalam pembuatan desain grafis dan animasinya. Setiap studio animasi di Jepang juga memiliki gaya tersendiri, nih, sehingga para penggemar anime tentu sudah tidak asing dengan ciri khas studio animasi favorit mereka. Namun, bagaimana jika ada dua studio animasi yang berkolaborasi untuk menciptakan anime?

Tentu saja kolaborasi seperti ini memang betulan ada. Tak jarang, dua studio animasi akan menggabungkan gaya desain mereka untuk menciptakan anime yang berkualitas. Wah, kira-kira anime apa saja yang digarap oleh dua studio sekaligus? Yuk, kita simak lima anime hasil kolaborasi dua studio di bawah ini!

1. takt op.Destiny

https://www.youtube.com/embed/Mb0k1HLm3Ls

Bukan rahasia lagi jika popularitas anime takt op.Destiny memang semakin meningkat tatkala nama studio yang menggarap anime ini diumumkan. Rupanya, anime bergenre musical action ini digarap oleh dua studio terkenal, yaitu studio Madhouse dan MAPPA. Sama-sama studio penghasil anime populer, studio MAPPA sendiri didirikan oleh Masao Maruyama yang juga adalah mantan staf di studio Madhouse. 

Untuk alur ceritanya, anime ini menceritakan tentang jatuhnya meteorit hitam yang membuat monster bernama D2 muncul di Bumi. D2 akan mengamuk jika mendengar alunan musik. Oleh karena itu, musik menjadi begitu dibatasi demi menjaga keselamatan manusia. Di sisi lain, beberapa gadis terpilih yang disebut Musicart menjadi satu-satunya solusi untuk mengalahkan D2. Mereka dipasangkan bersama seorang konduktor untuk bisa mengalahkan monster tersebut. Salah satu pasangan konduktor dan Musicart di anime ini adalah Takt dan Destiny. Misi mereka adalah pergi ke New York. Namun, dalam perjalanan, mereka harus melewati banyak daerah yang dikuasai oleh D2.

2. Godzilla Singular Point

https://www.youtube.com/embed/wUhyxRbLWbk

Serial anime Godzilla Singular Point adalah anime hasil kolaborasi antara Studio bones dan Orange. Kolaborasi antara dua studio ini memang sangat cocok, nih, mengingat studio bones memang unggul dalam segi desain dan studio Orange unggul dalam pengerjaan animasi 3DCG. Anime ini tayang perdana di media streaming Netflix dan resmi dirilis pada 1 April 2021.

Mengambil latar masa depan pada 2030, anime Godzilla Singular Point menceritakan tentang seorang insinyur bernama Yun Arikawa yang menyelidiki sinyal aneh di sebuah rumah terbengkalai. Di sisi lain, seorang mahasiswa bernama Mei Kamino juga menerima sinyal aneh dari bekas Gedung Administrasi Distrik Tsuguno dan memutuskan untuk menyelidikinya. Meskipun Yun dan Mei menerima sinyal di tempat yang berbeda, keduanya memang mendengarkan sinyal yang sama dan pelan-pelan ditarik ke dalam pertempuran yang melibatkan nasib seluruh umat manusia. 

Baca Juga: 9 Fakta Anime Cowboy Bebop, Tayang di Netflix 

3. Strike the Blood

https://www.youtube.com/embed/NzVpBvxalKk

Anime Strike the Blood yang dirilis pada 4 Oktober 2013 digarap oleh studio Silver Link dan Connect. Studio Connect sebenarnya adalah salah salah satu anak perusahaan studio Silver Link, nih. Jadi, kolaborasi seperti ini bukannya tidak mungkin terjadi. Terlebih lagi, anime Strike the Blood memang memiliki alur cerita dan desain yang sangat keren berkat kolaborasi ini.

Anime ini menceritakan tentang seorang siswa SMA biasa bernama Kojo Akatsuki. Ia dicurigai memiliki kekuatan Fourth Progenitor, vampir dengan kekuatan luar biasa yang dapat mengganggu keseimbangan dunia. Karena kekuatannya yang mengerikan ini, seorang Sword Shaman bernama Yukina Himeragi diutus oleh Organisasi Lion King untuk memata-matai Kojo dan memusnahkannya.

4. Darling in the Franxx

https://www.youtube.com/embed/giD4G9qlzDs

Anime populer selanjutnya yang digarap oleh dua studio adalah Darling in the Franxx. Anime ini digarap oleh studio Cloverworks dan Trigger. Selama penayangan anime Darling in the Franxx, studio Koenji milik A-1 Pictures berganti nama menjadi studio Cloverworks. Oleh karena itu, studio A-1 Pictures pun mendapatkan kredit dalam produksi anime ini. Kolaborasi antara studio Cloverworks dengan studio Trigger ini pun berhasil menciptakan anime penuh drama yang dipadukan dengan genre mecha.

Anime ini menceritakan kehancuran setelah makhluk bernama Klaxosaur menyerang dunia. Para umat manusia yang selamat kemudian mendirikan kota yang dikenal sebagai Plantation. Untuk melindungi Plantation, Organisasi APE sebagai pendiri Plantation juga melatih anak-anak untuk memiloti robot mecha yang disebut FranXX. Untuk menjadi pilot, dua orang kandidat akan dipasangkan dengan jenis kelamin yang berbeda. 

Hiro adalah salah satu kandidat yang dilatih untuk menggunakan FranXX. Ia yang awalnya dianggap memiliki bakat justru hampir keluar dari tim karena tidak bisa sinkron dengan pasangannya. Hiro kemudian bertemu dengan Zero Two, gadis setengah manusia yang memiliki darah Klaxosaur. Meski baru pertama kali bertemu, Zero Two semakin tertarik dengan Hiro dan memintanya untuk menjadi pasangannya dalam memiloti FranXX.

5. Kids on the Slope

https://www.youtube.com/embed/7plEDcWy0Oc

Anime terakhir yang digarap oleh dua studio adalah anime Kids on the Slope. Anime yang juga berjudul Sakamichi no Apollon ini rupanya digarap oleh studio MAPPA dan Tezuka Production. FYI, anime Kids on the Slope ternyata juga adalah anime pertama yang diproduksi oleh studio MAPPA, lho.

Anime bergenre drama romantis ini mengisahkan tentang seorang siswa bernama Kaoru Nishimi. Karena pekerjaan ayahnya yang menuntutnya untuk selalu berpindah rumah, Kaoru selalu kehilangan momen untuk menjalin pertemanan dengan orang lain. Pada 1966, Kaoru pindah ke Nagasaki. Di hari pertama sekolahnya, ia bertemu dengan Sentaro Kawabuchi yang begitu ditakuti oleh teman-teman sekelasnya. 

Di luar dugaan, terlepas dari image-nya sebagai siswa yang nakal, Sentaro menyukai musik jaz dan menjadi akrab dengan Kaoru. Sentaro dan Kaoru pun jadi semakin sering bertemu dan memakai ruangan di toko kaset milik Ritsuko sebagai markas mereka. Hubungan ketiga remaja ini pun diperkuat karena kecintaan mereka terhadap musik.

Meskipun setiap studio memiliki keistimewaan dan ciri khas masing-masing, siapa sangka jika kolaborasi antar studio juga bisa menghasilkan anime yang gak kalah menarik. Apakah kamu sudah pernah menonton salah satu anime di atas? Jangan lupa bagikan pendapatmu di kolom komentar, ya!

Baca Juga: [REVIEW] Wonder Egg Priority—Kisah Remaja Melawan Trauma dan Kematian

Trisnaynt Photo Verified Writer Trisnaynt

Just go with the flow

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya