Tunggu Aku Sukses Nanti, Film Layar Lebar Perdana dan Terakhir Vidi Aldiano

- Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” jadi debut sekaligus penampilan terakhir Vidi Aldiano di layar lebar, dengan video tribute khusus ditayangkan usai pemutaran perdana di Jakarta.
- Sutradara Naya Anindita mengungkap adegan Vidi dilakukan secara improvisasi tanpa naskah bersama Reza Chandika, mencerminkan keakraban dan spontanitas persahabatan mereka di balik layar.
- Vidi sebenarnya ingin tampil lebih banyak, namun keterbatasan jadwal membuatnya hanya muncul singkat dalam film drama keluarga yang dijadwalkan rilis saat Lebaran 2026.
Jakarta, IDN Times – Suasana pemutaran terbatas film Tunggu Aku Sukses Nanti di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026), makin hening setelah kredit akhir selesai ditayangkan. Layar bioskop kembali terang, sebuah video tribute dipersembahkan sang sutradara, Naya Anindita, untuk sahabat serta kameo film ini, Vidi Aldiano. Foto-foto sang mendiang dalam warna hitam-putih silih berganti ditampilkan, diiringi lagu "Definisi Bahagia."
Film Tunggu Aku Sukses Nanti (2026) ini menjadi penampilan perdana sekaligus terakhir Vidi Aldiano di layar lebar. Meski tampil singkat, adegannya menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian dalam film drama keluarga tersebut.
Sang sutradara, Naya Anindita pun mengungkap proses kreatif di balik adegan yang melibatkan Vidi. Ia juga menyebut bahwa kolaborasi ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, tetapi baru terwujud karena berbagai kendala jadwal.
Table of Content
1. Vidi sukses improvisasi tanpa naskah di Tunggu Aku Sukses Nanti

Menurut Naya, proses kreatif film ini banyak dipengaruhi oleh dinamika persahabatan yang ia alami di kehidupan nyata. Karena itu, ia merasa penting melibatkan teman-temannya sendiri dalam proyek tersebut.
"Kitab suci kita adalah persahabatan bagai kepompong dengan sahabat-sahabat saya. Jadi ketika saya bikin film ini tentunya saya juga mau temen-temen saya ada di dalamnya," ujar Naya dalam konferensi pers sesuai screening.
Naya sebenarnya sudah mencoba mengajak Vidi sejak proyek film sebelumnya, termasuk saat menggarap Komang (2025). Namun, jadwal keduanya saat itu tidak pernah bertemu. Kesempatan akhirnya datang ketika produksi Tunggu Aku Sukses Nanti.
"Terus akhirnya punya kesempatan ini ya akhirnya. Lucu kan adegannya? Bagus ya?" tanya Naya kepada awak media.
Menariknya, adegan tersebut tidak menggunakan skrip. Vidi dan lawan mainnya, Reza Chandika, hanya berimprovisasi selama syuting. "Jadi apa yang terjadi di film ini super natural, benar-benar kayak lagi hari-hari aja sampai akhirnya Naya bilang 'Cut!'," ujar Reza.
2. Sempat bilang ingin punya lebih banyak adegan
Aktris Fita Anggriani yang memerankan karakter Fanny mengungkap bahwa sebenarnya Vidi ingin memiliki porsi yang lebih besar dalam film tersebut.
"Yang aku juga tahu dari Naya, sebenarnya Vidi ingin porsinya lebih banyak di film ini. Tapi karena kondisi dan fisiknya tidak memungkinkan, Vidi tetap bilang, 'Enggak, gue mau main, Nay!' Kayak, 'Gue mau join, gue mau ikut meramaikan,' karena melihat teman-teman semuanya ada," kata Fita setelah konferensi pers.
Sebagai sutradara, Naya pun mengamini cerita tersebut. Ia mengaku Vidi sangat antusias untuk terlibat dalam proyek ini meskipun hanya tampil sebentar.
"Iya, karena dia tahu kita semua ngumpul di sini. Jadi dia bilang, 'Ya udah deh, cari celahnya di mana,' kata Vidi ke saya. Dia sampai WhatsApp berkali-kali, 'Ayo dong, please, gua juga mau,' begitu," ungkap Naya.
3. Tak jadi dapat porsi lebih karena masalah waktu

Sementara itu, Reza Chandika menjelaskan bahwa keterbatasan jadwal menjadi faktor utama mengapa Vidi tidak bisa tampil dalam lebih banyak adegan.
"Masalahnya memang jadwal. Yang saya ingat, justru bukan karena dia kurang sehat, tapi karena jadwal. Saat dia ada pekerjaan lain, bertepatan dengan jadwal syuting peran yang sudah diberikan ke Naya. Jadi sebenarnya bukan karena kesehatan waktu itu," jelas Reza.
Film Tunggu Aku Sukses Nanti sendiri mengisahkan Arga, pemuda berusia akhir 20-an yang diperankan Ardit Erwandha. Setiap momen Lebaran, Arga harus menghadapi berbagai pertanyaan sensitif dari keluarga besarnya. Mulai dari pekerjaan, pernikahan, hingga soal kesuksesan hidup.
Selain Ardit, film ini juga dibintangi Lulu Tobing, Ariyo Wahab, Adzana Ashel, Maudy Effrosina, Sarah Sechan, Marchella FP, Reza Chandika, dan Fita Anggriani. Film produksi Rapi Films ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada momen Lebaran 2026.


















