“War is what happens when language fail” –Mark Twain
Kenyataannya memang begitu, perang terjadi ketika kata-kata tidak lagi mampu menjadi jembatan di antara dua pihak. Akhir-akhir ini makin banyak peperangan terjadi dan entah berapa banyak jiwa melayang dibuatnya. Sebut saja Palestina dan Suriah, dua kawasan konflik yang paling menyita perhatian dunia. Banyak spekulasi bermunculan tentang penyebab perang-perang itu terjadi. Perundingan-perundingan dilakukan, toh nyatanya perang tetap berlanjut.
Mulut-mulut manusia berpindah ke moncong senapan. Ketimbang duduk bersama berunding dengan damai, mereka memilih berbicara lewat peluru. Lalu darah segar dan luka parah adalah jawaban dari si lawan bicara. Berikut ini adalah 5 perang besar dalam sejarah dengan korban jiwa terbanyak:
