Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kocak, Beginilah Tipe Kamu Jika Bagi-bagi Uang Lebaran

Kocak, Beginilah Tipe Kamu Jika Bagi-bagi Uang Lebaran
https://www.pegipegi.com

Lebaran bagi sebagian besar anak-anak dan remaja adalah momen untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dalam amplop, didapat dari kerabat yang sudah bekerja, melalui sebuah ritual kecil nan menyenangkan: salam tempel.

Beda orang yang memberi, berbeda pula jumlah nominalnya. Termasuk watak dan perilakunya. Berikut ini beberapa tipe orang-orang yang memberikan angpao atau salam tempel kepada kerabat :

1.Royalisasi

http://www.jawapos.com
http://www.jawapos.com

Jangan biarkan tipe pemberi salam tempel ini hilang dari pandangan. Tipe ini tidak akan segan memberikan uang dalam pecahan uang tertinggi. Ia akan menjadi idola bagi anak-anak karena sikapnya yang suka memberi.

2.Pelitisasi

http://m.lakeybanget.com
http://m.lakeybanget.com

Kebalikan dari tipe royal. Tipe ini memang sering memberi kerabat kecilnya dengan nominal uang, namun dengan pecahan paling kecil dan hanya satu lembar. Ia tidak akan rela uangnya habis, mengingat kebutuhan pribadinya pun sudah menguras dompetnya lebih banyak. Anak-anak hanya butuh permen dan es sedot, menurutnya.

3.Pilih kasihisasi

https://aquariuslearning.co.id
https://aquariuslearning.co.id

Tipe seperti ini hanya memberikan uang salam tempel kepada kerabat-kerabat kecil yang dikehendakinya saja. Tebang pilih, siapa yang menurut pendapat pribadinya baik, maka anak itu berhak mendapat uang darinya. Pembagian layak atau tidak biasanya berdasarkan kelakuan anak itu sehari-hari: nakal atau nurut, pintar atau bodoh, cengeng atau tidak, dan sebagainya.

4.Wejanganisasi

https://www.youtube.com
https://www.youtube.com

Setelah memberikan sejumlah uang kepada anak-anak, tipe ini biasanya akan memberikan wejangan-wejangan ringan seputar kegunaan uang yang mereka terima. Tak jarang, sebelum memberikan uang, tipe ini akan memberikan sejumlah ‘tes soal lisan’ kepada anak-anak tentang pengetahuan agama yang sudah dipelajari di sekolah.

5.Recehisasi

http://www.edisirakyat.com
http://www.edisirakyat.com

Jauh sebelum lebaran tiba, tipe seperti ini memang sudah mempersiapkan uang receh pecahan Rp 500 dan Rp 1000 dalam celengan kaleng untuk dibagikan kepada anak-anak, tepat di hari lebaran. Di atas meja, biasanya ia menumpuk-numpuk uang recehnya dengan nominal yang sama persis. Anak-anak yang datang ke rumahnya, biasanya dipersilakan untuk mengambil sendiri tumpukan uang yang dikehendakinya.

6.Syaratisasi

https://family.fimela.com
https://family.fimela.com

Biasanya tipe seperti ini akan meminta sejumlah ‘syarat remeh’ sebelum memberikan uang kepada anak-anak. Entah itu mengambilkannya sirup dan kue nastar di dapur, membuatkannya teh manis, membelikannya kerupuk di warung depan, atau menyuruh sesuatu sebagai timbal balik atas pemberian uang kepada anak-anak.

7.Rahasiasisasi

bizjournals.com
bizjournals.com

“Jangan bilang siapa-siapa ya?” kerap dibisikkan kepada anak-anak sesaat sebelum memberikan uang. Saat memberikannya pun, dilakukan di tempat-tempat tersembunyi seperti dapur, kamar, belakang rumah, dan di balik tembok pembatas ruang. Saat ketahuan anak-anak lain, mereka akan berpura-pura main petak umpet. Duh, segitunya!

8.Nepotismisasi

http://rimanews.com
http://rimanews.com

Tipe seperti ini biasanya akan memberikan uang lebih banyak kepada anak-anak yang masih satu garis darah dengannya, semisal keponakan dan adik sepupu. Kerabat yang tidak terlalu dekat hanya diberikan uang sekedarnya, dan berjumlah nominal sama rata antara satu anak dengan anak lainnya, meski terpaut usia yang cukup jauh.

9.Pamerisasi

https://www.maicih.com
https://www.maicih.com

Sebelum memberikan uang salam tempel kepada anak-anak, tipe seperti ini akan mengeluarkan seluruh uang yang dimilikinya di dompet. Ia menghitung-hitung jumlah lembaran uang nominal paling besar, berharap orang-orang akan kagum dan memujinya sebagai orang kaya. Namun anehnya, ketika memberi uang kepada anak-anak, ia malah memilih lembaran uang nominal paling rendah kepada mereka.

10.Kaburisasi

http://www.l-men.com
http://www.l-men.com

Tipe ini sering sekali menghilang dari pandangan saat melihat ada sekumpulan anak-anak berlari mendekat berebut salaman dengannya. Ia seperti hantu, hilang sekejap tanpa diduga. Tipe ini memang sudah memiliki penghasilan, namun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, dan tidak memiliki uang lebih untuk memberikan salam tempel kepada anak-anak. Jadi, maklumi saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest in Hype

See More

8 Meme Anime tentang Kepala Botak, Kuat-Kuat Semua?

04 Apr 2026, 08:38 WIBHype