10 Bukti Do Ra Ik Bukan Pembunuh Kang Woo Seong di Idol I

Tidak adanya motif bagi Do Ra Ik untuk membunuh Kang Woo Seong.
Hasil autopsi menunjukkan tidak ada bekas perlawanan dari korban, menandakan tak ada pertengkaran yang memicu pembunuhan.
Do Ra Ik tengah berada dalam keadaan mabuk berat hingga tak bisa mengingat apapun, mustahil melakukan pembunuhan secara rapi.
Kehidupan Do Ra Ik (Kim Jae Yeong) sebagai idol terkenal di Idol I berubah drastis dalam semalam. Usai ia dituduh membunuh Kang Woo Seong (An Woo Yeon), rekan satu grupnya, penggemar yang selama ini selalu memujanya kini beralih membencinya. Mereka bahkan menuntut hukuman untuk sang idola mereka dahulu.
Fakta bahwa Do Ra Ik satu-satunya orang yang bersama Kang Woo Seong saat kejadian itu menjadikannya sebagai tersangka utama. Apalagi pembunuhan itu terjadi di rumah Ra Ik sendiri yang katanya tak ada yang punya akses masuk selain si pemilik rumah sendiri.
Beberapa hal di atas mungkin bisa menjadikan Do Ra Ik sebagai tersangka. Namun, beberapa bukti lain membuktikan bahwa ia bukanlah pelaku pembunuhan Kang Woo Seong. Berikut sepuluh bukti yang menunjukkan, bahwa Do Ra Ik bukanlah pembunuh Kang Woo Seong.
1. Tidak adanya motif bagi Do Ra Ik untuk membunuh Kang Woo Seong. Walau pernah berdebat kecil, nyatanya hubungan mereka tetap baik-baik saja

2. Hasil autopsi menunjukkan bahwa tidak ada bekas perlawanan dari korban. Ini menandakan bahwa tak ada pertengkaran yang memicu pembunuhan

3. Saat itu, Do Ra Ik tengah berada dalam keadaan mabuk berat hingga tak bisa mengingat apapun sehingga mustahil untuk melakukan pembunuhan secara rapi

4. Pembunuhannya tak hanya rapi dan bersih hingga tak berjejak, tetapi juga juga tampak telah direncanakan secara matang bukan aksi impulsif lantaran mabuk

5. Letak luka tusuknya juga akurat, langsung mengenai titik vital dalam sekali tusukan. Ini tak mungkin dilakukan oleh orang yang berada dalam pengaruh alkohol tinggi

6. Tak ada senjata pembunuhan yang tertinggal di rumah Do Ra Ik juga jadi bukti bahwa pembunuhan mungkin telah direncanakan dan bukan aksi impulsif semata

7. Hilangnya ponsel Kang Woo Seong yang bisa saja jadi bukti seakan membenarkan bahwa pelakunya bukan Do Ra Ik melainkan orang lain

8. Adanya histori panggilan CEO Geum pada Woo Seong di waktu Ra Ik tertangkap cctv keluar rumah jadi bukti bahwa Woo Seong masih hidup sampai waktu itu

9. Sehingga tuduhan Ra Ik keluar rumah untuk menemui komplotan pembunuh tidaklah terbukti lantaran lini masa Ra Ik keluar dan perkiraan kematian Woo Seong tidaklah cocok

10. Hilangnya ponsel Woo Seong dan tak adanya senjata pembunuhan yang tertinggal di TKP memungkinkan adanya orang ketiga yang bisa masuk ke rumah Ra Ik

Sepuluh bukti di atas seharusnya bisa digali lebih lanjut untuk membuktikan apakah Do Ra Ik benar-benar bersalah atau tidak, sekaligus untuk menemukan siapa pelaku yang sebenarnya. Hanya saja, sejak awal jaksa dan polisi sudah mengabaikan bukti yang ada. Mereka seakan memaksa agar situasinya tampak cocok dengan narasi mereka sendiri