Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
12 Kemalangan Yoon Yi Rang di Perfect Crown, Penuh Tekanan!
still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)
  • Yoon Yi Rang digambarkan sebagai sosok ambisius yang rela melakukan apa pun demi melindungi takhta putranya, meski hidupnya penuh tekanan dan penderitaan sejak muda.
  • Ia tumbuh di bawah kendali ayahnya, kehilangan kebebasan pribadi, serta harus menikah tanpa cinta demi memenuhi ambisi keluarga kerajaan.
  • Meski telah berkorban besar untuk mempertahankan posisi putranya, Yi Rang merasa kecewa saat Yi An tiba-tiba ingin merebut takhta yang selama ini ia perjuangkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak awal cerita, Yoon Yi Rang (Song Seung Yeon) terus menunjukkan permusuhannya terhadap Pangeran Agung Yi An (Byeon Woo Seok) yang dianggap sebagai ancaman terbesar bagi takhta putranya dalam drama Perfect Crown. Ia juga dikenal sebagai sosok yang ambisius dan licik karena akan melakukan apa saja demi melindungi takhta putranya.

Namun, di balik citranya sebagai ibu suri yang penuh ambisi, rupanya Yi Rang mengalami banyak kemalangan di dalam hidupnya. Apa saja kemalangan tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini, ya!

1. Selama ini Yi Rang hidup di bawah tekanan sang ayah. Sekalipun ia telah berkuasa, tetapi ayahnya masih terus memberinya tekanan

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

2. Yi Rang pun hidup bak boneka dan menjadi alat untuk sang ayah yang ingin mewujudkan segala ambisinya

still cut drama Perfect Crown (x.com/VARO_ent)

3. Ia terpaksa mengorbankan impian dan cita-citanya karena ambisi ayahnya yang ingin ia menjadi Putri Mahkota

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

4. Yi Rang bahkan harus merelakan perasaannya pada Pangeran Yi An karena ia harus menikahi kakak Yi An

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

5. Yi Rang tak punya kebebasan dalam hidupnya. Banyak aturan dan batasan istana yang harus dipatuhinya

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/varoent_official)

6. Usai menikah pun hidup Yi Rang juga tak bahagia, sebab sang suami tak pernah selalu ada untuknya

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

7. Pernikahannya bagai formalitas, usai menikah hidup Yi Rang hanya berkutat pada tugasnya sebagai Putri Mahkota

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

8. Bahkan setelah melahirkan putra dan menjadi seorang Ratu, sang suami tetap tak memikirkan perasaannya

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

9. Alih-alih menurunkan takhta pada putranya, Yi Hwan justru mewariskannya pada sang adik. Seolah Yi Rang dan Yi Yoon tak punya arti di hidupnya

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

10. Demi mempertahankan takhta putranya, Yi Rang pun harus rela dibenci oleh Yi An, lelaki yang dulu dicintainya

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

11. Yi Rang juga harus menahan rasa sakit hati melihat Yi An menikahi wanita lain, bahkan rela mempertaruhkan apa pun demi melindungi wanita itu

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

12. Setelah Yi Rang merelakan semuanya, kini Yi An tiba-tiba saja berambisi naik takhta. Hal ini membuat pengorbanannya selama ini terasa sia-sia

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

Di episode 10, Yi Rang tampak sangat marah usai ia menyampaikan niatnya untuk naik takhta. Ia merasa marah, kecewa, dan merasa sia-sia karena selama ini ia merelakan banyak hal untuk sampai di posisi tersebut, termasuk perasaannya untuk Yi An.

Namun, kini setelah semua pengorbanannya tiba-tiba saja Yi An ingin naik takhta. Hal ini membuat Yi Rang bertanya-tanya, mengapa tidak dari dulu Yi An melakukannya. Sebab, bila saja Yi An berambisi sejak dulu, maka Yi Rang tak perlu merelakan perasaannya demi bisa menduduki posisinya saat ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team