4 Bentuk Penipuan yang Dilakukan Hanmin di Undercover Miss Hong

- Hanmin Investment, perusahaan besar Korea Selatan, ternyata dikendalikan diam-diam oleh Kang Pil Beom yang pernah terjerat kasus penggelapan dana sejak 1989.
- Hong Keum Bo, pegawai OJK yang menyamar, menemukan berbagai praktik penipuan seperti manipulasi saham murah dan pengalihan keuntungan ke rekening pribadi keluarga Kang Pil Beom.
- Kang Pil Beom juga menumpuk utang serta meluncurkan produk investasi gagal “New Korea” saat krisis moneter, menyebabkan kerugian besar dan hilangnya kepercayaan publik terhadap Hanmin.
Hanmin Investment merupakan sebuah perusahaan yang didirikan oleh Kang Pil Beom (Lee Deok Hwa) di drakor Undercover Miss Hong (2026). Hanmin dikenal sebagai perusahaan investasi besar di Korea Selatan yang mempunyai berbagai cabang perusahaan yang menggurita. Di tahun 1989, Kang Pil Beom terseret kasus penggelapan dana perusahaan hingga ke meja hijau.
Sejak saat itu, Kang Pil Beom memimpin Hanmin dalam kesenyapan dan menjadikan posisi direktur utama sebagai posisi bayangan. Sekalipun telah turun, Kang Pil Beom tetap menjadi pemimpin internal Hanmin yang menyangkut segala keputusan perusahaan. Sayangnya, di tahun 1997, OJK kembali mengamati pergerakan Hanmin yang dinilai sangat mencurigakan.
Pada akhirnya, salah satu pegawai OJK, Hong Keum Bo (Park Shin Hye), menyamar dan bekerja di Hanmin menemukan jejak penipuan yang terus dilakukan oleh perusahaan pada publik. Lalu, apa saja bentuk penipuan yang dilakukan Hanmin di drakor Undercover Miss Hong?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Menjual dan membeli saham investor dengan harga murah

Penemuan pertama yang didapati Hong Keum Bo adalah salah satu pegawai divisi perdagangan dengan sengaja mengatur penjualan saham dalam harga murah yang akan dibeli oleh beberapa perusahaan. Praktik ini direncanakan oleh Kang Pil Beom melalui kepala divisi perdagangan, So Gyeong Dong (Seo Hyun Chul).
Dalam praktiknya, Kang Pil Beom mengatur sebuah perusahaan cangkang yang akan membeli saham tersebut dengan dana pribadinya. Hasilnya, saham tersebut akan dijual kembali dengan margin keuntungan yang cukup banyak. Keuntungannya juga akan lari ke dana pribadi Kang Pil Beom sebagai pemilik langsung.
2. Seluruh keuntungan perusahaan jadi uang pribadi Kang Pil Beom

Sejak lama, Kang Pil Beom sadar jika perusahaan jalan dan mendapatkan keuntungan yang cukup. Sayangnya, keuntungan perusahaan akan langsung masuk ke dana pribadi miliknya yang dialihkan ke sebuah akun bank luar negeri milik anak bungsunya. Sejak lama, Kang Pil Beom seakan gemar mengumpulkan uang dari perusahaan.
Sayangnya, uang ini gak akan digunakan untuk dana darurat pengelolaan perusahaan, lho. Dia hanya mengumpulkan dana ini secara pribadi dan gak akan bisa diganggu oleh siapapun. Sayangnya, perusahaan jelas mendapatkan dampak langsung dan gak langsung dari praktik yang dilakukan Kim Pil Beom ini.
3. Pengelolaan perusahaan didapatkan dari hutang dan investor

Kang Pil Beom sangat gemar berhutang. Hanmin sendiri telah mengajukan hutang ke berbagai sektor perbankan hingga limit. Kondisi ini selalu dilakukan oleh Kang Pil Beom agar Hanmin punya uang tunai yang cukup untuk menjalankan operasional perusahaan.
Ketika jatuh tempo, Kang Pil Beom akan melakukan berbagai jalan untuk menambah aliran kas yang bisa dibayarkan untuk menutup hutang tersebut. Sayangnya, Kang Pil Beom gak pernah menyentuh dana pribadi yang dimilikinya untuk mengatur dan memandirikan perusahaan.
4. Meluncurkan produk investasi di tengah krisis

Krisis moneter yang menimpa Asia juga berimbas hingga Korea Selatan. Saat itu, Kang Pil Beom dengan sangat percaya diri meluncurkan sebuah produk investasi yang dinamakan “New Korea”. Produk ini disebut sebagai dana pensiun yang sangat mudah karena bukan dalam bentuk investasi saham.
Sayangnya, Hanmin gak bisa mendapatkan keuntungan karena produk ini gak bisa mendapatkan keuntungan seperti yang dijanjikan. Gak hanya itu, nasabah juga gak bisa menarik dana investasinya karena Hanmin juga harus menghadapi pembayaran hutang yang jatuh tempo.
Berbagai praktik pencucian uang yang dilakukan Kang Pil Beom ini malah berdampak panjang pada keberlangsungan nyawa perusahaan dan kepercayaan publik. Apalagi, Hanmin sendiri melimpahkan keresahan nasabah pada pegawai yang menjual produk tersebut di Undercover Miss Hong. Sangat gak bertanggung jawab, ya!


















