4 Tantangan Seo Ji Woo saat Mulai Bekerja di Surely Tomorrow

Seo Ji Woo (Won Ji An) memutuskan untuk bergabung dan bekerja untuk perusahaan keluarga, JARIM, di drakor Surely Tomorrow (2025). Keputusan ini harus dipikirkan panjang oleh Seo Ji Woo karena gak ingin dianggap sebagai benalu saja. Latar belakang Ji Woo yang membuatnya ragu untuk terjun langsung dan bekerja di perusahaan keluarga mereka.
Sayangnya, sang kakak, Seo Ji Yeon (Lee El), butuh bantuan Seo Ji Woo untuk mengurus perusahaan karena merasa lelah. Kondisi ini membuat Seo Ji Woo turut prihatin dan tergerak membantu kakaknya. Sayangnya, Seo Ji Woo jelas menghadapi berbagai tantangan ketika mulai bekerja di JARIM.
Seo Ji Woo bukan sosok yang berpengalaman dalam bekerja di sebuah organisasi mode besar, seperti JARIM. Lalu, apa saja tantangan yang dihadapi Seo Ji Woo saat mulai bekerja di drakor Surely Tomorrow?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Belajar hal baru

Sekalipun punya pengetahuan mode cukup baik, Seo Ji Woo gak berpengalaman bekerja di sebuah perusahaan dan di bawah pimpinan orang lain. Dia harus menyesuaikan diri untuk menemukan ritme kerja yang sebanding dengannya. Sayangnya, dewan direksi di JARIM jelas belum bisa mempercayakan pekerjaan mereka pada Seo Ji Woo.
Makanya, Seo Ji Woo berusaha keras untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinannya dengan mencari cara agar JARIM bisa mendapatkan keuntungan. Sayangnya, pasar mode di negara mereka sedang mengalami penurunan. Hal ini juga dialami oleh merek mode pria yang diciptakan oleh ayah Seo Ji Woo dan Seo Ji Yeon.
2. Meyakinkan dewan direksi

Dengan menyentuh merek mode pria, putusan Seo Ji Woo jelas dipertanyakan oleh seluruh dewan direksi yang telah bekerja bersama pemimpin terdahulu. Merek mode pria ini merupakan ciptaan sekaligus ciri khas JARIM yang digadang oleh ayah Ji Woo. Dengan menghilangkan merek ini, identitas JARIM sepenuhnya dipertanyakan.
Padahal, menurut dewan direksi, nama besar ayah Seo Ji Woo merupakan wajah dan identitas dari JARIM itu sendiri. Ketika merek ini dihilangkan, identitas JARIM dianggap akan dipertanyakan oleh para pelanggan. Sayangnya, merek mode pria ini gak bisa dipertahankan karena terus mengalami penurunan yang signifikan.
3. Belajar kondisi politik kantor

Perjalanan kerja Seo Ji Woo jelas gak mudah untuk dilalui. Selain harus menyesuaikan diri, Seo Ji Woo juga akan berurusan langsung dengan dinamika politik kantor yang telah dilalui kakaknya. Sebagai anak tertua, Seo Ji Yeon merasakan berbagai intimidasi dari kalangan direksi maupun petinggi kantor. Kemampuannya menggantikan kepemimpinan sang ayah juga pernah dipertanyakan dan diragukan banyak pihak.
Kondisi ini jelas juga akan dialami oleh Seo Ji Woo kedepannya. Apalagi, Seo Ji Woo juga baru saja bergabung dan langsung menjabat sebagai direktur di perusahaan. Dibanding Seo Ji Yeon yang memulai kariernya lebih awal, Seo Ji Woo jelas akan mendapatkan tekanan lebih banyak. Kondisi ini bukan lagi wacana, namun rintangan yang memang harus dihadapi Seo Ji Woo untuk menguatkan eksistensinya di perusahaan.
4. Melawan kakak iparnya

Kakak ipar Seo Ji Woo ini memang dikenal bukan sosok yang baik hati. Sayangnya, kejahatan Kang Min Woo (Kim Woo Hyung) sangat rapi hingga gak diketahui banyak orang. Kang Min Woo memberikan obat yang akan merusak saraf pusat di minuman istrinya sendiri, Seo Ji Yeon.
Hal ini dilakukan agar dirinya bisa menjadi wali dari Seo Ji Yeon ketika sakit. Ketika tanggung jawab perwalian telah di tangan, Kang Min Woo menggunakan ini untuk menjual seluruh perusahaan JARIM ke Hongkong. Kondisi ini jelas akan dihadapi Seo Ji Woo ke depannya untuk melindungi aset dan jerih payah ayahnya selama hidup.
Rintangan yang dihadapi Seo Ji Woo ini memang gak mudah. Namun, sosok pendukungnya juga berperan langsung atas keberhasilannya di masa depan. Menurutmu, apakah Ji Woo akan berhasil melindungi JARIM di drakor Surely Tomorrow?



















