Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan Yoon Bom Takut Hadiri Pertemuan Orang Tua di Spring Fever

still cut drama Korea Spring Fever
still cut drama Korea Spring Fever (instagram.com/tvn_drama)

Pertemuan orang tua murid seharusnya menjadi agenda rutin yang formal dan terstruktur, tetapi bagi Yoon Bom, momen ini justru terasa seperti ujian mental yang berat. Dalam drama Spring Fever, kecemasan Yoon Bom (Lee Joo Bin) terlihat jelas sejak ia mengetahui bahwa dirinya harus terlibat langsung dalam agenda penting yang mempertemukan para wali murid dengan pihak sekolah.

Ketakutan Yoon Bom bukan sekadar gugup biasa, melainkan hasil dari berbagai tekanan sosial, posisi orang-orang yang akan hadir, hingga konflik personal yang belum selesai. Ada lima alasan utama yang membuat Yoon Bom merasa pertemuan orang tua terdekat ini berpotensi menjadi mimpi buruk baginya, sekaligus membuka sisi rapuh karakternya dalam menghadapi realitas sosial yang tidak selalu ramah.

1. Orang tua si kembar adalah rekan kerjanya sendiri di sekolah

still cut drama Korea Spring Fever
still cut drama Korea Spring Fever (instagram.com/tvn_drama)

Salah satu sumber kecemasan terbesar Yoon Bom adalah fakta bahwa orang tua Kim Dae Han (An Sang Jin) dan Kim Min Guk (Choi In U) merupakan rekan kerjanya sebagai staf di sekolah tersebut. Situasi ini membuat batas profesional dan personal menjadi kabur, karena setiap sikap dan ucapan Yoon Bom berpotensi dinilai bukan hanya sebagai guru, tetapi juga sebagai rekan sejawat. Ia takut kesalahan kecil akan berkembang menjadi pembicaraan internal, menciptakan tekanan sosial yang sulit dihindari dalam lingkungan kerja yang sama setiap hari.

2. Orang tua Choi Se Jin adalah seorang gubernur

still cut drama Korea Spring Fever
still cut drama Korea Spring Fever (instagram.com/tvn_drama)

Status sosial wali murid juga menjadi faktor besar dalam ketakutan Yoon Bom, terutama ketika mengetahui bahwa orang tua Choi Se Jin (Lee Jae In) adalah seorang gubernur. Kehadiran figur berpengaruh ini membuat suasana pertemuan terasa jauh lebih tegang dan penuh tuntutan. Yoon Bom merasa setiap tindakannya akan diawasi dengan standar yang lebih tinggi, karena satu kesalahan saja bisa berdampak pada reputasi sekolah dan dirinya secara pribadi.

3. Wali Sun Han Gyul adalah Sun Jae Gyu yang menyimpan 'dendam'

still cut drama Korea Spring Fever
still cut drama Korea Spring Fever (instagram.com/tvn_drama)

Alasan paling personal dan emosional tentu saja berkaitan dengan Sun Jae Gyu (Ahn Bo Hyun), wali dari Sun Han Gyul (Jo Joon oung). Hubungan Yoon Bom dan Sun Jae Gyu yang sudah diwarnai kesalahpahaman membuat pertemuan ini terasa seperti konfrontasi yang tak terelakkan. Yoon Bom takut bahwa “dendam” yang disimpan Sun Jae Gyu akan muncul dalam bentuk sindiran, tekanan, atau sikap tidak terduga di hadapan banyak orang, mempermalukan dirinya secara terbuka.

4. Peringatan keras dari kepala sekolah agar tidak mengacaukan agenda

still cut drama Korea Spring Fever
still cut drama Korea Spring Fever (instagram.com/tvn_drama)

Tekanan Yoon Bom semakin bertambah setelah kepala sekolah secara langsung memperingatkannya untuk tidak mengacaukan agenda pertemuan. Kalimat peringatan itu terdengar sederhana, tetapi bagi Yoon Bom, maknanya terasa berat dan mengancam. Ia sadar bahwa kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak serius pada posisinya di sekolah, membuatnya merasa terjebak di antara tuntutan profesional dan kecemasan pribadi yang terus menumpuk.

5. Peringatan menakutkan dari guru dan staf soal rumor Sun Jae Gyu

still cut drama Korea Spring Fever
still cut drama Korea Spring Fever (instagram.com/tvn_drama)

Selain peringatan resmi, Yoon Bom juga dihantui oleh cerita-cerita menakutkan dari para guru dan staf mengenai Sun Jae Gyu. Rumor tentang temperamen buruk dan masa lalu Sun Jae Gyu memperkuat ketakutan Yoon Bom bahwa pertemuan ini bisa berubah menjadi situasi yang tidak terkendali. Alih-alih menenangkannya, peringatan tersebut justru membuat Yoon Bom semakin yakin bahwa kehadiran Sun Jae Gyu adalah ancaman nyata yang harus diwaspadai.

Ketakutan Yoon Bom terhadap pertemuan orang tua terdekat ini memperlihatkan bagaimana tekanan sosial, hierarki kekuasaan, dan konflik personal dapat bertemu dalam satu ruang yang semestinya netral dalam Spring Fever. Melalui pertemuan orang tua ini, Spring Fever tidak hanya membangun konflik cerita, tetapi juga memperdalam karakter Yoon Bom sebagai sosok yang rapuh namun terus berjuang menghadapi ketakutannya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us

Latest in Korea

See More

7 Bukti Yi Yeol Gak Tertarik dengan Kekuasaan di To My Beloved Thief

09 Jan 2026, 09:17 WIBKorea