Sejak episode awal, Made in Korea sudah menunjukkan bahwa drama ini tidak sedang menuju akhir yang manis atau hitam-putih. Intrik politik, kejahatan sistemik, dan benturan antara kekuasaan dan idealisme membuat penonton paham bahwa apa pun ending-nya nanti, ia pasti menyisakan rasa pahit. Justru di situlah daya tarik utamanya, penonton tidak hanya menunggu siapa yang menang, tetapi apa makna dari kemenangan itu sendiri.
Harapan penonton terhadap akhir Made in Korea pun bukan sekadar soal hukuman atau kematian karakter tertentu, melainkan penutup yang terasa jujur terhadap dunia gelap yang sejak awal dibangun drama ini. Berikut lima ending Made in Korea yang paling diharapkan penonton, lengkap dengan alasan emosional dan tematik di baliknya.
