Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Masa Lalu Heo Mun Oh di Notes from the Last Row
Choi Min Sik di drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)
  • Heo Mun Oh dulunya mahasiswa introvert yang sering menyendiri di bangku belakang, hidup dalam kesepian dan sulit berinteraksi dengan orang lain.
  • Ia mengalami cinta bertepuk sebelah tangan pada Ahn Eun Joo dan kalah bersaing dengan sahabatnya, Kim Su Hun, baik dalam percintaan maupun karier menulis.
  • Kritik tajam dari Kim Su Hun menghancurkan kepercayaan diri Mun Oh hingga alami writer’s block, membuatnya menjadi dosen killer sebagai pelampiasan trauma masa lalu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi mahasiswa sastra Korea di Universitas Yeonso, nama Profesor Heo Mun Oh pasti sudah gak asing lagi. Dikenal sebagai dosen killer yang super kejam saat mengkritisi tulisan mahasiswa, siapa sangka kalau sang profesor sebenarnya sedang berjuang melawan writer's block menahun.

Ada luka lama dan masa lalu kelam yang membentuknya menjadi sosok seperti sekarang. Penasaran apa yang terjadi pada Heo Mun Oh di masa muda dalam Notes from the Last Row? Yuk, intip lima fakta masa lalunya berikut ini!

1. Dulu, Heo Mun Oh adalah mahasiswa introvert yang suka duduk di bangku paling belakang

Koo Ja Keon di drakor Notes from the Last Row (instagram.com/jakeon_k)

Jauh sebelum menjadi dosen yang killer, Heo Mun Oh muda adalah definisi mahasiswa sastra melankolis. Ia adalah sosok introvert yang lebih suka menyendiri dan selalu memilih duduk di bangku paling belakang kelas. Bukannya membaur, ia lebih sering mendengarkan perkuliahan sambil menatap kosong ke luar jendela. Bangku paling belakang itulah yang menjadi saksi bisu hari-hari sepinya.

2. Terlalu pasif hingga alami cinta bertepuk sebelah tangan

Kim Yun Jin di drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)

Sifatnya yang tertutup ternyata membawa penyesalan mendalam dalam urusan percintaan. Saat jatuh cinta kepada seorang gadis bernama Ahn Eun Joo, Mun Oh gak pernah berani mengungkapkan perasaannya secara langsung. Ia hanya bisa menunjukkanya dalam bentuk perhatian.

Akibatnya, Ahn Eun Joo justru luluh dan akhirnya berlayar bersama Kim Su Hun, sahabat dekat Mun Oh sendiri yang kepribadiannya jauh lebih vokal. Setelahnya, Mun Oh pun masih menyimpan obsesi pada Eun Joo hingga masa tuanya meski kini ia sudah beristri.

3. Selain percintaan, Heo Mun Oh juga kalah dalam karier kepenulisan

Choi Min Sik dan Heo Jun Ho di Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)

Nyeseknya lagi, rasa inferioritas Mun Oh terhadap Kim Su Hun gak cuma soal percintaan, tapi juga karier. Di masa muda, Mun Oh sebenarnya sempat sukses menerbitkan satu novel. Namun setelah itu, ia langsung mengalami writer's block total.

Berbanding terbalik dengannya, Kim Su Hun justru menjelma menjadi penulis ternama yang terus produktif hingga hari tua, bahkan kini diakui sebagai "tokoh penting" dalam sejarah sastra Korea. Hal ini membuat Mun Oh memendam rasa iri yang mendalam karena merasa dirinyalah yang lebih pantas menyandang gelar tersebut.

4. Trauma dari kritik kejam yang menghancurkan rasa percaya dirinya dalam menulis

cuplikan drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)

Penyebab utama writer's block dan hancurnya mental Heo Mun Oh ternyata berasal dari sebuah kritik tajam. Usai menyelesaikan draf novel keduanya, ia memercayakan karya tersebut untuk dibaca oleh Kim Su Hun. Namun, bukannya mendukung, Su Hun justru membabat habis karya tersebut, "Aku tak paham apa yang ingin disampaikan oleh penulis. Jika tak ada yang ingin disampaikan, untuk apa menulis? Terlebih lagi, kau harus belajar menulis kalimat dengan benar."

Perkataan Kim Su Hun pun menghantui Mun Oh seumur hidup. Ia merasa dihina bahkan untuk hal paling mendasar, yaitu menulis sebuah kalimat. Sejak saat itu, persahabatan mereka berubah menjadi kebencian yang mengakar dan Mun Oh selalu didera keresahan hebat setiap kali ingin menuliskan kalimat pertama.

5. Menjadi dosen killer sebagai bentuk pelampiasan trauma masa lalu

Poster drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)

Mengapa kini ia sangat kejam pada mahasiswanya? Jawabannya adalah proyeksi trauma. Rasa marah, kecewa, dan dendam yang terpendam akibat kritik Kim Su Hun di masa lalu ia tumpahkan kepada para mahasiswanya saat ini.

Setiap kali mengkritik tulisan mahasiswanya dengan kejam, ia seolah sedang meluapkan emosi terpendamnya di masa lalu. Bahkan hingga kini, setiap kali nama Kim Su Hun disebut, raut keresahan langsung terpancar jelas di wajah sang profesor.

Di balik sosoknya yang menyebalkan dan ditakuti di kampus, Heo Mun Oh sebenarnya adalah karakter yang tragis karena terjebak dalam bayang-bayang masa lalu. Menurutmu, akankah Heo Mun Oh bisa berdamai dengan traumanya atau justru menjadikan traumanya sebagai pengesahan dari tindakan amoralnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article