Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hal yang Patut Diantisipasi di Ending Drakor Pro Bono

still cuts drama Pro Bono
still cuts drama Pro Bono (dok. tvN/Pro Bono)
Intinya sih...
  • Nasib akhir Kang Da Wit akan menentukan pandangan drama terhadap keadilan dan balas dendam.
  • Dampak putusan Da Wit sebagai hakim berpotensi menciptakan kekacauan hukum baru.
  • Masa depan tim Pro Bono akan menjawab apakah mereka masih layak dipertahankan secara struktural maupun moral.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jelang episode terakhir, cerita Pro Bono berada tepat di titik klimaks. Kang Da Wit (Jung Kyung Ho), yang sebelumnya digugat oleh timnya sendiri, justru terlihat mengakui seluruh tuduhan penyalahgunaan wewenang yang diarahkan kepadanya. Sikap ini terasa kontras dengan penampilannya di persidangan sebelumnya, di mana Da Wit tampak santai, bahkan terkesan main-main dalam menghadapi gugatan yang mempertaruhkan hidup dan kariernya.

Pengakuan Da Wit membuka lapisan baru dari konflik yang selama ini terasa abu-abu. Ending Pro Bono tak lagi sekadar menunggu siapa yang menang atau kalah, tetapi menanti konsekuensi apa yang akan dipilih sistem, dan siapa yang akhirnya harus menanggung harga terbesarnya. Berikut lima hal yang paling patut diantisipasi jelang penutup drama ini.

1. Nasib akhir Kang Da Wit

still cuts drama Pro Bono
still cuts drama Pro Bono (dok. tvN/Pro Bono)

Apakah Kang Da Wit akan benar-benar dijatuhi hukuman atas tuduhan penyalahgunaan wewenang, atau justru terbukti bahwa kasusnya jauh lebih kompleks dari yang terlihat? Putusan ini akan jadi poros utama ending, karena menyangkut integritas seorang mantan hakim yang selama ini digambarkan abu-abu, tidak sepenuhnya bersih, tapi juga tidak sepenuhnya jahat.

Apa pun hasilnya, keputusan akhir terhadap Da Wit akan menentukan bagaimana drama ini memandang batas antara keadilan dan balas dendam, serta sejauh mana niat baik bisa membenarkan pelanggaran etika.

2. Dampak putusan Da Wit ketika menjadi hakim

still cuts drama Pro Bono
still cuts drama Pro Bono (dok. tvN/Pro Bono)

Jika Da Wit dinyatakan bersalah, dampaknya tidak akan berhenti pada satu perkara. Banyak putusan yang pernah ia jatuhkan sebagai hakim berpotensi dipertanyakan ulang, terutama kasus-kasus besar yang melibatkan pengusaha dan kecelakaan kerja.

Di sinilah dilema besar muncul: apakah membongkar masa lalu demi keadilan hari ini justru akan menciptakan kekacauan hukum baru? Ending kemungkinan besar akan menyinggung sejauh mana sistem berani bertanggung jawab atas kesalahan yang selama ini dibiarkan.

3. Masa depan tim pro bono

still cuts drama Pro Bono
still cuts drama Pro Bono (dok. tvN/Pro Bono)

Sejak awal, tim Pro Bono selalu berada di posisi terancam: diremehkan, hampir dibubarkan, dan kini terpecah karena harus menggugat pemimpin mereka sendiri. Ending akan menjawab apakah tim ini masih layak dipertahankan, baik secara struktural maupun moral.

Apakah mereka akan tetap menjadi tim yang memperjuangkan kepentingan publik, atau justru bubar sebagai konsekuensi dari konflik internal dan tekanan firma? Jawaban ini penting karena Pro Bono sejatinya adalah “jiwa” dari drama ini.

4. Posisi Oh Jung In dan masa depan Oh & Partners

still cuts drama Pro Bono
still cuts drama Pro Bono (dok. tvN/Pro Bono)

Oh Jung In (Lee Yoo Young) sebelumnya memilih mengundurkan diri dari posisi direktur utama Oh & Partners setelah dinilai gagal menjaga integritas firma dengan membawa Kang Da Wit, mantan hakim yang terjerat skandal. Konflik personal dengan sang ayah, Oh Gyu Jang (Kim Kap Soo), yang memiliki visi berbeda soal hukum dan bisnis, juga membuat Jung In meninggalkan firma tersebut.

Setelah kasus Kang Da Wit mencapai titik akhir, muncul pertanyaan besar tentang arah hidup Jung In selanjutnya. Apakah ia akan kembali ke struktur lama Oh & Partners, atau justru memilih jalan baru yang lebih selaras dengan nilai keadilan yang ia yakini?

5. Hukuman bagi para pelaku kejahatan sistemik

still cuts drama Pro Bono
still cuts drama Pro Bono (dok. tvN/Pro Bono)

Tak bisa dipungkiri, Pro Bono sejak awal konsisten menyorot bagaimana hukum kerap dimanfaatkan oleh mereka yang berkuasa untuk melindungi diri sendiri, baik demi kepentingan pribadi maupun kekuasaan. Banyak karakter “aman” yang selama ini bersembunyi di balik celah hukum dan relasi.

Pertanyaannya: apakah ending berani memberi hukuman yang setimpal pada mereka? Atau justru menunjukkan kenyataan pahit bahwa tidak semua pelaku kejahatan sistemik bisa dijerat? Jika tidak semua dihukum, drama ini mungkin ingin menegaskan satu hal bahwa keadilan tidak selalu datang dalam bentuk ideal, tapi tetap layak diperjuangkan.

Itulah lima hal yang paling patut diantisipasi jelang ending Pro Bono. Apa pun keputusan yang diambil di episode terakhir nanti, drama ini sudah berhasil membawa penonton pada satu kesimpulan penting, bahwa keadilan tidak pernah sederhana, dan kebenaran sering kali datang dengan harga yang mahal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei
Follow Us

Latest in Korea

See More

7 Premis Karakter Seon Han Gyeol di Spring Fever, Murid Teladan Banget

11 Jan 2026, 09:11 WIBKorea