poster drama Korea Crash Course in Romance (dok. tvN/Crash Course in Romance)
Meski dibalut dengan cerita romansa/komedi, Crash Course in Romance yang dibintangi Jung Kyung Ho turut mengulik kisah rumit dalam budaya pendidikan di Korea. Sejak awal episode, kita sudah diperlihatkan betapa ambisiusnya para orangtua murid mendorong anak-anak mereka agar mendapatkan nilai yang tinggi. Itu dilakukan supaya bisa masuk universitas dan jurusan prestisius di Korea.
Seperti di Indonesia, Korea pun terdapat agensi bimbingan belajar di luar jam sekolah. Namun, dalam drama ini diceritakan bagaimana persaingan anak-anak SMA–khususnya jelang tingkat akhir–begitu ketat dalam menemukan tempat bimbel dan guru les yang berkualitas.
Tak hanya itu, Crash Course in Romance menambahkan sedikit sisi buruk dari ambisi sistem pendidikan di Korea. Ada salah satu siswa yang bunuh diri karena tekanan dari ibu dan teman-teman di sekolahnya.
KDrama di atas tidak serta merta menunjukkan kepada kita seperti apa sistem pendidikan di Korea. Tentunya ada bumbu-bumbu drama yang membuat ceritanya lebih berkonflik. Namun, dari secuil isu pendidikan di Korea yang kita ketahui dari drama di atas, banyak pelajaran yang bisa kita petik. Salah satunya adalah pendidikan memang sangat penting, tetapi akan menjadi tidak baik bagi kesehatan mental bila terlalu memaksakan diri agar selalu jadi yang terbaik.