Kang Da Wit (Jung Kyoung Ho) dalam drama Korea Pro Bono bukan tipe pengacara yang nyaman untuk semua orang. Cara berpikirnya sering dianggap ekstrem, argumennya kerap membuat ruang sidang memanas, dan langkah-langkahnya nyaris selalu berada di tepi batas etika hukum yang lazim dipraktikkan. Namun, justru dari sana, karakter Kang Da Wit menjadi pusat konflik dan perdebatan paling tajam dalam drama ini.
Sebagai pengacara pro bono, Kang Da Wit tidak sekadar membela klien miskin atau terpinggirkan. Ia menggunakan hukum sebagai alat untuk memaksa negara, institusi, dan para pemegang kuasa bercermin pada wajah mereka sendiri. Ada lima metode kontroversial yang terus ia gunakan sepanjang Pro Bono dan menjadi sumber ketegangan sekaligus kekuatan naratif drama ini.
