Kasus Lee Woo Gyeom (Ryeo Un) di drakor Bloody Flower tidak pernah berjalan di jalur yang lurus. Sejak awal, perkara ini dibangun di atas kontradiksi yang membuat publik, jaksa, bahkan penonton terus mempertanyakan ulang apa arti keadilan yang sesungguhnya.
Di satu sisi, Lee Woo Gyeom adalah pengaku pembunuhan berantai dengan jumlah korban yang mencengangkan. Namun di sisi lain, setiap detail kasusnya justru memunculkan ironi yang mengaburkan batas antara kejahatan, empati, dan logika hukum. Lima paradoks inilah yang membuat kasus Lee Woo Gyeom terasa semakin kompleks dan sulit diputuskan.
