Sejak awal penayangan, tim pro bono (pb) firma hukum Oh and Partners dalam drakor Pro Bono kerap dipandang sebelah mata. Mereka bukan tim elit, tidak berada di lingkar kekuasaan firma hukum besar, dan bahkan sering dianggap sekadar pelengkap yang tak punya masa depan jelas dalam peta persaingan dunia hukum yang keras dan politis.
Namun, seiring berjalannya konflik dan semakin beratnya kasus-kasus yang mereka tangani, tim pro bono justru menunjukkan perubahan signifikan. Ada enam transformasi besar yang menandai perjalanan mereka jelang akhir Pro Bono, sekaligus menjelaskan mengapa tim ini tak lagi bisa diremehkan, baik oleh lawan maupun oleh sistem yang dulu mengasingkan mereka. Selengkapnya dalam ulasan berikut.
