7 Ajaran Kang Da Wit pada Tim Pro Bono di Drakor Pro Bono

Intinya sih...
- Kang Da Wit mengajarkan tim untuk fokus pada celah hukum dan bukti yang konkret guna memenangkan kasus.
- Ketajaman analisis adalah senjata utama karena bukti terkecil sering kali diabaikan oleh pengacara lain.
- Kang Da Wit mengajarkan tim untuk tetap teguh meski harus menghadapi pihak yang lebih berkuasa.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)
Sejak kedatangan Kang Da Wit (Jung Kyung Ho), tim pro bono di firma Oh & Partners mengalami transformasi yang cukup signifikan. Kinerja tim yang mulanya dipandang sebelah mata ini mulai diperhitungkan.
Tingkat kemenangan tim pro bono pun mengalami kenaikan drastis. Hal ini gak lepas dari peran Kang Da Wit, ketua tim sekaligus mentor mereka. Berikut beberapa ajaran atau prinsip yang ditanamkan Kang Da Wit kepada timnya di drakor Pro Bono.
1. Gak cuma mengandalkan perasaan, Kang Da Wit mengajarkan tim untuk fokus pada celah hukum dan bukti yang konkret guna memenangkan kasus

2. Karena bukti terkecil sering kali diabaikan oleh pengacara lain, Kang Da Wit menekankan bahwa ketajaman analisis adalah senjata utama

3. Sebagai mantan hakim rakyat yang berani, Kang Da Wit mengajarkan tim untuk tetap teguh meski harus menghadapi pihak yang lebih berkuasa

4. Kang Da Wit menanamkan pemahaman bahwa realita keadilan sering kali gak sempurna, maka pengacara harus cerdik dalam melindungi kliennya

5. Sebagai mantan hakim influencer, Kang Da Wit mengajari tim cara membangun narasi dan opini publik yang menguntungkan posisi hukum mereka

6. Kang Da Wit menekankan bahwa cara terbaik agar tim Pro Bono dihargai dan gak diremehkan ialah dengan terus memenangkan kasus-kasus sulit

7. Jika hakim terlihat gak netral, Kang Da Wit mengarahkan timnya untuk mengundur persidangan guna mencari peluang untuk mengganti hakim

Di bawah kepemimpinan Kang Da Wit, tim pro bono berkembang menjadi unit yang lebih berani dan strategis. Ironisnya, ajaran-ajaran tersebut justru jadi bumerang bagi dirinya sendiri. Sebab tim pro bono menerapkannya saat menggugat Kang Da Wit menjelang ending drakor Pro Bono.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















