Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Alasan Ending The Scarecrow Dinilai Kurang Memuaskan, Setuju?
still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

Di ending The Scarecrow (2026), pelaku pembunuhan berantai Gangseong akhirnya berhasil diuangkap setelah 30 tahun kemudian. Berbagai misteri besar pun akhirnya terjawab, sementara beberapa karakter juga memperoleh penutup atas konflik yang mereka hadapi selama bertahun-tahun. 

Meski begitu, banyak penonton yang merasa ending drama ini masih menyisakan rasa kurang puas. Bukan karena pelakunya tidak terungkap, melainkan karena ada sejumlah konflik dan konsekuensi yang dinilai belum terselesaikan dengan maksimal. Lantas, apa saja alasan yang membuat ending The Scarecrow menuai pro dan kontra? Berikut daftarnya!

1. Jasad Yoon Hye Jin tidak pernah ditemukan hingga akhir cerita, padahal kasusnya menjadi salah satu konflik penting menjelang episode terakhir

still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

2. Para pelaku manipulasi penyelidikan dan penyiksaan tersangka lolos dari jeratan hukum karena kasus mereka telah melewati masa kedaluwarsa

still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

3. Proses penangkapan Lee Gi Hwan di timeline 2019 tidak dijelaskan secara detail, padahal hal tersebut adalah salah satu yang dinantikan penonton

still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

4. Beberapa misteri kecil, seperti asal-usul petunjuk golongan darah pelaku yang sempat menyesatkan penyelidikan, tidak dijelaskan lebih lanjut

still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

5. Porsi konflik keluarga Tae Joo dan keluarga Cha terasa terlalu dominan menjelang ending sehingga mengurangi fokus pada penyelesaian kasus utama

still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

6. Perkembangan karakter Sun Young menuai kritik karena banyak penonton merasa keputusan-keputusannya menjelang ending justru terasa menyebalkan

still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

7. Karma yang didapatkan Cha Si Young dinilai ianggap tidak sebanding dengan berbagai buruk yang ia lakukan sepanjang cerita

still cuts drama The Scarecrow (dok. ENA/The Scarecrow)

Meski menimbulkan polemik, bukan berarti ending The Scarecrow bisa dianggap buruk. Sebaliknya, drama ini tetap berhasil menyajikan penutup yang emosional dan cukup realistis. Apalagi, cerita drama ini terinspirasi dari kasus nyata Pembunuhan Hwaseong yang memang memiliki banyak sisi kelam dan meninggalkan luka panjang bagi para korbannya. 

Hanya saja, banyak penonton merasa masih ada beberapa bagian yang seharusnya bisa dieksplorasi lebih dalam sebelum cerita berakhir. Karena itulah, meski berhasil mengungkap pelaku utama dan menyelesaikan konflik besar, ending The Scarecrow tetap memunculkan perdebatan soal apakah akhir cerita ini benar-benar memuaskan atau justru terlalu banyak menyisakan pertanyaan. Kalau menurut kamu gimana? Sudah puaskan dengan ending The Scarecrow?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article