7 Alasan Palmiho Ingin Jadi Manusia di Drakor No Tail to Tell

Usai menyelamatkan nyawa Kang Si Yeol (Lomon), Eun Ho (Kim Hye Yoon) di drakor No Tail to Tell kehilangan mutiara rubahnya dan berubah jadi manusia. Demi memulihkan kekuatannya, ia memutuskan untuk mencari gumiho lain di Gunung Seoraksan.
Di sanalah ia bertemu dengan Palmiho, sosok rubah spiritual berekor delapan yang parasnya mirip menyerupai Geum Ho (Lee Si Woo). Bikin perasaan Eun Ho campur aduk, meski sudah diperingatkan dirinya bakal mati setelah melewati hidup yang sengsara, Palmiho bersikeras ingin jadi manusia. Apa alasannya?
1. Setelah menjalani hidup berabad-abad, Palmiho menyadari selama ini ia merasa gak benar-benar bahagia, tapi juga gak sepenuhnya menderita

2. Daripada sekadar umur panjang, dengan memutuskan menjadi manusia, ia meyakini bahwa hari-harinya akan terasa lebih bermakna dan berkesan

3. Mungkin ia akan menderita dan menghadapi masa-masa yang nyaris gak tertahankan, tapi Palmiho justru ingin membiarkan dirinya terhanyut

4. Alih-alih hidup dalam kendali dan kepastian, Palmiho ingin menjalani hidup yang nyata dengan segala ketidakpastian di dalamnya

5. Ia mendambakan hidup yang dinamis, sebuah perjalanan di mana ia bebas menangis, tertawa, dan mengikuti ke mana pun takdir membawanya

6. Palmiho ingin merasakan hidup yang seutuhnya, termasuk saat-saat ketika ia harus bergelut dengan penyesalan dan perasaan hampa

7. Namun, saat momen bahagia itu datang, Palmiho ingin bisa tertawa lepas, merayakan masa-masa tersebut tanpa ada beban yang menahan

Berbeda dengan Eun Ho di drakor No Tail to Tell yang skeptis dan melihat manusia hanya dari sisi lemahnya, sebaliknya, Palmiho justru merasa optimis. Baginya, tak masalah hidupnya sedih atau singkat, asalkan setiap detiknya terasa mendalam.


















