7 Bukti Woo Joo Pria Kesepian di Would You Marry Me, Butuh Pendamping!

- Woo Joo selamat dari kecelakaan mobil yang menewaskan orang tuanya, membuatnya merasa bersalah.
- Dibesarkan tanpa kasih sayang keluarga, ia hidup sendirian dan tidak memiliki sahabat atau kekasih.
- Kehadiran Yoo Me Ri diharapkan dapat menghilangkan kesepiannya dan memberinya tempat untuk pulang.
Karakter Kim Woo Joo yang diperankan oleh aktor Choi Woo Sik di Would You Marry Me adalah sosok pria yang memendam rasa sakit sejak ia kecil. Kehadirannya bak bayangan, tidak dianggap oleh keluarganya sendiri karena ia dituduh sebagai dalang kematian kedua orang tuanya.
Sejak kecil hingga tumbuh dewasa ia hidup sendirian. Tidak ada yang benar-benar bersimpati dan peduli padanya, padahal ia masih memiliki keluarga sedarah. Berikut ini bukti Kim Woo Joo pria yang sangat kesepian dan butuh pendamping hidup.
1. Saat masih kecil Woo Joo dan orang tuanya mengalami kecelakaan mobil. Ia satu-satunya yang selamat sehingga membuatnya memendam perasaan bersalah

2. Ia akhirnya hidup sendirian, meski masih ada bibi, kakek, dan nenek. Sayangnya, mereka malah menyalahkannya atas kematian kedua orang tuanya

3. Alih-alih sebagai anak yatim piatu ia dibesarkan dengan kasih sayang, malah ia disekolahkan di luar negeri, belajar suka duka hidup sendirian

4. Di sisi lain, ia juga tidak punya sahabat ataupun kekasih sebagai tempat cerita dan bersandar. Alhasil, segala keresahan ia simpan sendiri

5. Lulus kuliah dan pulang ke Korea, kehadirannya seperti tidak diinginkan, keluarganya merundungnya dan membuatnya rendah diri dan berkecil hati

6. Woo Joo pun tidak punya hobi untuk mengisi waktu lowongnya, ia sibuk belajar dan bekerja mempersiapkan diri menjadi pewaris perusahaan keluarga

7. Hidup Woo Joo berjalan teratur tapi tanpa makna berarti, pergi kerja, pulang, makan sendiri, lalu tidur. Ia hidup di antara kesibukan dan kehampaan

Sosok Kim Woo Joo merupakan pria yang tumbuh dewasa sendirian. Ia belajar memaknai hidup dalam suka dan duka tanpa ada yang mengajari dan menemaninya. Keluarga yang semestinya menjadi tempat pulang dan berlindung dari dunia luar malah sebaliknya menjadi tempat paling menyebalkan.
Kedatangan Yoo Me Ri dalam hidupnya bak angin segar, ia seperti menemukan sosok rumah sebagai tempat pulang dan mencurahkan segala kegundahan. Menurut kamu, akankah kesepiannya sirna setelah menikah dengan Yoo Me Ri?



















