7 Fakta di Balik Profesi Pengacara Na Hyun di Phantom Lawyer

- Drama Phantom Lawyer menampilkan Han Na Hyun, pengacara elit yang bisa berinteraksi dengan arwah dan dikenal rasional serta profesional.
- Na Hyun awalnya bercita-cita di dunia musik, namun hidupnya berubah setelah kecelakaan tragis yang merenggut nyawa kakaknya, So Hyun.
- Dilanda rasa bersalah dan ingin melanjutkan mimpi sang kakak, Na Hyun akhirnya memilih menjadi pengacara demi menegakkan keadilan.
Drama Korea Phantom Lawyer menghadirkan cerita fantasi yang dipadukan dengan dunia hukum, tentang pengacara dengan kemampuan tak biasa yang bisa melihat dan membela klien dari dunia arwah. Dalam drama ini, Esom berperan sebagai Han Na Hyun, pengacara elit di Taebaek Law Firm dengan tingkat kemenangan tinggi. Ia dikenal rasional, dingin, dan profesional, tapi ternyata menyimpan luka masa lalu yang cukup dalam.
Di balik pilihannya menjadi pengacara, ada banyak fakta tersembunyi yang jarang disadari penonton. Fakta-fakta ini gak cuma menjelaskan alasan di balik profesinya, tapi juga memperlihatkan sisi emosional yang membentuk dirinya sampai sekarang. Lantas, apa saja fakta di balik keputusan besar tersebut? Yuk, simak tujuh faktanya.
1. Pertama, Na Hyun awalnya gak bercita-cita jadi pengacara karena passion-nya ada di dunia musik

2. Selanjutnya, mimpi jadi pengacara justru milik kakaknya, So Hyun, yang sejak awal fokus di bidang hukum

3. Kemudian, sebuah kecelakaan terjadi saat mereka pergi bersama, yang mengubah arah hidup Na Hyun

4. Selain itu, So Hyun rela mengorbankan diri untuk menyelamatkan Na Hyun dari mobil yang melaju kencang

5. Di sisi lain, kejadian itu membuat Na Hyun kehilangan sosok yang paling ia sayangi sekaligus panutannya

6. Sementara itu, rasa bersalah muncul karena pelaku tak dihukum setimpal dan mimpi kakaknya terhenti

7. Terakhir, karena itu Na Hyun memilih jadi pengacara, bukan untuk dirinya, tapi demi melanjutkan impian sang kakak

Di balik sosoknya yang terlihat kuat dan profesional, ternyata pilihan Na Hyun jadi pengacara dipenuhi luka, rasa bersalah, dan tekad untuk mencari keadilan, menurut kamu kisahnya di Phantom Lawyer lebih terasa menguatkan atau justru menyedihkan?