7 Fakta Masa Lalu Jeong Su In di Drakor Parasyte: The Grey, Memilukan!

Jeong Su In (Jeon So Nee) adalah karakter utama dalam drakor orisinal Netflix, Parasyte: The Grey. Drama ini diadaptasi dari manga Kiseijuu (1988-1995) karya Hitoshi Iwaaki. Sosok Jeong Su In adalah karakter yang sama dengan Izumi Shinichi di manga. Walaupun terinfeksi parasit, kesadarannya tidak sepenuhnya dikuasai organisme misterius tersebut.
Di sisi lain, Jeong Su In merasa hidupnya penuh dengan kesialan karena parasit yang dipanggilnya Heidi itu membuatnya menjadi monster. Ia In bisa berpikir demikian juga disebabkan karena masa kecilnya yang kelam. Berikut adalah tujuh fakta masa lalu Jeong Su In di drakor Parasyte: The Grey.
Perhatian, artikel ini mengandung spoiler.
1. Sejak kecil, Jeong Su In hidup di keluarga yang kacau-balau. Ia sering mendapat kekerasan dari ayahnya yang bahkan membuat ia patah tulang

2. Ayahnya menjadikan Jeong Su In sebagai bahan pelampiasan karena diceraikan istrinya. Gadis tersebut juga kehilangan sosok ibu dalam hidupnya

3. Jeong Su In yang sudah tidak tahan lagi dengan kekerasan yang dilakukan ayahnya itu kemudian memberanikan diri untuk lapor ke polisi

4. Ketika ayahnya ditangkap, banyak orang yang malah melihat Jeong Su In sebagai pihak yang jahat. Mereka menatapnya seperti seorang monster

5. Setelah lepas dari ayahnya, Jeong Su In mencari ibunya. Ternyata sang ibu terlihat sudah berbahagia dengan keluarga dan anak barunya

6. Ketika ibu Jeong Su In melihatnya, ia malah diusir. Tatapan dingin sang ibu pada akhirnya membekas sebagai luka hingga Jeong Su In dewasa

7. Ia melanjutkan hidup hanya dengan bantuan dan kasih sayang Kim Chul Min (Kwon Hae Hyo), detektif yang dulu mengurus kasus ayahnya

Dalam drakor Parasyte: The Grey, Jeong Su In kecil memiliki kenangan buruk yang membuatnya selalu tampak murung hingga dewasa. Namun, ia punya semangat juang yang tinggi untuk bertahan hidup, baik sebelum maupun sesudah Heidi ada di tubuhnya. Heidi pun menjadi teman baru dalam kehidupan Jeong Su In.