7 Kemalangan Lee Gang di Drakor Moon River, Kehilangan Istrinya

Drama Moon River menyoroti kisah Lee Gang (Kang Tae Oh) yang penuh dengan kemalangan dan cobaan sejak awal cerita. Ia harus menghadapi kehilangan istrinya, Park Dal Yi (Kim Se Jeong), yang diyakini telah meninggal secara tragis. Kejadian ini meninggalkan luka emosional yang mendalam dan membentuk sifatnya yang tegar sekaligus sensitif.
Selain kehilangan pribadi, Lee Gang juga dihadapkan pada intrik dan konflik di istana yang mengancam keselamatannya. Setiap langkahnya penuh tekanan karena harus menyeimbangkan rasa duka dan tanggung jawab sebagai pangeran. Kisahnya menunjukkan bagaimana kemalangan bisa menguji ketahanan dan kebijaksanaan seseorang. Berikut uraian kemalangannya.
1. Lee Gang kehilangan istrinya yang jadi Putri Mahkota diyakini meninggal secara tragis, meninggalkan luka emosional mendalam baginya

2. Apalagi meninggalnya sang istri karena dihasut oleh ayahnya sendiri, raja yang saat itu menjabat karena masalah intrik politik demi melindunginya

3. Setelah kepergian istrinya, Lee Gang terus dihantui rasa bersalah karena merasa gagal melindunginya dari bahaya di istana

4. Mimpi buruk tentang kematian istrinya sering muncul, mengganggu tidur dan ketenangannya sehari-hari. Ia pun mengidap insomnia

5. Ia sering melihat halusinasi atau bayangan mendiang istrinya, membuat emosinya campur aduk dan sulit fokus

6. Lee Gang menghadapi tekanan politik di istana yang membuatnya harus tunduk pada perintah orang yang berada di balik layar kekuasaan

7. Saat bertemu Park Dal Yi yang mirip istrinya, perasaan rindu dan bingung bercampur, menambah beban emosionalnya. Hingga sesaat membuatnya denial

Kemalangan Lee Gang di Moon River menampilkan betapa beratnya beban seorang pangeran yang sekaligus manusia biasa. Kehilangan istrinya meninggalkan luka emosional mendalam yang terus menghantuinya, memengaruhi setiap keputusan dan langkah hidupnya. Ditambah tekanan politik dan intrik istana, ia harus menghadapi konflik, rasa bersalah, dan kerinduan yang campur aduk, sambil berusaha tegar, melindungi rakyat, dan menjaga kehormatan keluarga kerajaan di tengah situasi yang serba sulit.



















