7 Krisis Dihadapi Klan Ikeda di Made in Korea, Nyaris Bangkrut!

Untuk bisa menjalankan bisnis narkotikanya dalam drakor Made in Korea, Baek Ki Tae (Hyun Bin) tak bergerak sendiri. Sebelum membangun pabrik produksi narkotikanya, Baek Ki Tae telah lebih dulu membuat kesepakatan bisnis bersama dengan Choi Yu Ji (Won Ji An). Sosok Choi Yu Ji ini sendiri adalah seorang zainichi yang menjadi anak angkat dari Osamu Ikeda, seorang pemimpim yakuza terkenal di Jepang.
Lebih dikenal dengan Yuji Ikeda, anak angkat Osamu Ikeda itu digadang-gadang akan jadi penerus Yakuza yang dipimpin ayah angkatnya itu. Alasan mengapa Yuji Ikeda menyepakati tawaran kerja sama bisnis yang dibawa oleh Baek Ki Tae ternyata rupanya karena organisasi yakuza yang didirikan ayahnya itu tengah berada di ujung tanduk. Hal ini karena sejumlah krisis di bawah ini yang sedang dihadapi klan Ikeda.
1. Klan Ikeda memiliki penghasilan terbesar berkat bisnis narkotika yang dijalankan oleh keluarga ini

2. Namun, akhir-akhir ini peraturan di Jepang terkait produksi narkotika kian diperketat

3. Hal ini mengancam rumah produksi narkotika klan Ikeda ditutup paksa oleh pihak berwenang

4. Jika seluruh rumah produksi narkotika klan Ikeda ini ditutup akibat regulasi baru, maka itu mengancam kehancuran klan

5. Terlebih, terdapat perbedaan pendapat di antara generasi muda dan tua klan Ikeda yang semakin menambah keretakan hubungan

6. Yuji Ikeda menjanjikan akan tetap bisa memproduksi narkotika dengan mendapatkan impor dari Korea Selatan

7. Namun, hal itu pun tak mudah karena Ki Tae rekan bisnisnya juga sudah mulai dicurigai pihak berwenang

Krisis di atas cukup jadi ancaman kehancuran bagi klan Ikeda. Osamu Ikeda selaku pemimpin kini hanya memiliki harapan terakhir pada rencana Yuji Ikeda. Untuk bisa memuaskan ekspetasi pemimpin, Yuji Ikeda meminta Baek Ki Tae mengirim narkotika sepuluh kali lipat lebih banyak dari pada pengiriman pertama. Apakah Baek Ki Tae bisa memenuhi kouta yang diharapkan Yuji Ikeda itu?



















