8 Lagu KPop Bahas Pentingnya Introspeksi Diri usai Putus Cinta

Introspeksi diri diperlukan usai putus cinta agar tidak menyimpan benci pada sang mantan. Hal itu bisa dilakukan dengan mengakui penyebab dari perpisahan dan menarik pelajaran tanpa memaksa untuk melupakan sakit hati. Sikap reflektif itu kerap dibahas di lagu KPop.
Melalui lagu KPop berikut ini, kamu akan menyadari bahwa introspeksi diri penting agar tidak melulu menyalahkan keadaan. Kadang, hubungan memang berakhir karena kesalahpahaman yang dibiarkan berlarut-larut hingga kesalahan dalam memperlakukan pasangan. Yuk, simak!
1. "Someday" - BTOB

“Someday” mengekspresikan rasa rindu seseorang pada sentuhan hangat dan suara mantan. Ia mempertanyakan, mengapa dia tak mencoba mengusahakan segalanya demi mempertahankan hubungan di masa lalu. Ia menyesal telah melepaskan cinta pertamanya.
Lagu ini juga mengutarakan cinta masa muda yang berakhir karena pertengkaran. Makanya, tokoh dalam lagu ini introspeksi diri atas kesalahannya yang membuat perpisahan terjadi. Ia tak pernah melepaskan harapan untuk bisa bertemu lagi dengan mantan, saat keduanya sudah lebih dewasa untuk saling memahami.
2. "1, 3, 2" - Mina, Jeongyeon, dan Tzuyu TWICE

“1, 3, 2” mengajarkan kita untuk tidak memaksakan cinta yang tak bisa lagi dipertahankan. Lagunya menceritakan seseorang yang merasa kesusahan memperlambat langkahnya dalam mengejar sesuatu. Tanpa sadar, dia membuat mantannya lelah mengikutinya.
Dia pun memilih melepaskan, karena sadar dirinya dan sang mantan telah melangkah dalam kecepatan berbeda. Mereka tak bisa lagi saling menyesuaikan diri dalam irama yang sama. Hubungan yang berakhir itu pun membuatnya introspeksi diri, betapa memaksakan untuk tetap bersama tidaklah sehat bagi kedua pihak.
3. "Don't Know You" - Heize

“Don’t Know You” menceritakan tentang kesalahpahaman yang membuat hubungan berakhir. Tokoh dalam lagu ini terlalu sibuk bekerja keras. Ia merasa bisa membahagiakan pasangan dengan uang dan hadiah. Namun, asumsi itu salah.
Pada akhirnya, sang pasangan makin menjauh dan mereka putus. Sebab, pasangannya lebih suka diberi waktu untuk bersama, ketimbang hadiah. Usai putus cinta, tokoh di lagu ini introspeksi diri dan tak menyalahkan pasangannya. Dia tahu, dialah yang kurang mengenal pasangannya dan love language-nya.
4. "It's Alright" - Monsta X

"It’s Alright” menceritakan kenangan sang mantan yang hadir usai kembali melihat album foto. Foto itu menghadirkan keinginan mengulang momen bahagia itu lagi. Sebab, perpisahan dengan mantan dianggap tak seharusnya terjadi.
Lirik lagu ini juga mendeskripsikan momen introspeksi diri. Tokoh dalam lagu ini menyadari bahwa dialah yang mesti berubah untuk bisa kembali dengan mantannya. Ia memahami, sang mantan tak layak disalahkan. Ia berniat berubah jadi orang yang lebih pantas untuk bersama sang pujaan hati kelak.
5. "Love Me Again" - CRAVITY

“Love Me Again” menyuarakan penyesalan seseorang usai putus cinta. Dia menyadari, bahwa kekasihnya pergi karena perlakuan buruknya. Dia lebih sering mengabaikan, alih-alih menunjukkan kepedulian pada orang terkasihnya itu.
Setelah berpisah, barulah dia introspeksi diri atas kesalahannya. Dia menyadari, kekasihnya selalu ada untuknya di masa lalu. Dialah yang bersalah karena menganggap remeh perhatian itu. Dia berharap bisa mendapat kesempatan, untuk memperbaiki kesalahan itu dan memperlakukan sang pujaan hati dengan lebih baik.
6. "Sucker For Your Love" - AB6IX

"Sucker For Your Love” mendeskripsikan seseorang yang menyadari dia adalah pihak jahat dalam hubungan asmaranya. Ia tak menghargai perasaan pasangannya. Dia bahkan selingkuh dan bersikap seolah semuanya baik-baik saja.
Setelah itu, tokoh dalam lagu ini mulai introspeksi diri. Dia menyadari, dirinya yang seburuk itu tak pantas mendapat ketulusan cinta dari pasangannya. Ia tak ingin jadi masalah bagi pasangannya. Dia pun menyadari, ketertarikan pada pasangannya bukanlah cinta. Jadi, dia berusaha tak lagi balikan usai putus cinta.
7. "If I Were the Wind" - Y Golden Child

“If I Were The Wind” menggambarkan isi hati seseorang yang tahu, dirinya adalah penyebab dari perpisahan. Meski begitu, ingatan soal kehangatan sang mantan masih membantunya bertahan dengan baik. Hanya saja, terlepas dari rasa cinta itu, dia tak ingin balikan.
Pasalnya, dia telah introspeksi diri atas kesalahannya. Dia menyadari, ada ratusan alasan yang membuat sang mantan pergi darinya. Ia hanya berharap bisa jadi angin yang tak terlihat, agar bisa dekat dengan sang mantan tanpa perlu membuatnya sakit hati lagi dengan presensi fisik.
8. "Emotion" - Lovelyz

“Emotion” membahas rasa benci pada mantan yang lenyap usai introspeksi diri. Mengakui kesalahan dari hubungan masa lalu telah membuat tokoh dalam lagu ini merasa lebih lega. Dia sadar, dirinya di masa lalu masih terlalu muda untuk menjalani cinta dengan sikap bijak.
Dia memahami, betapa dirinya terlalu egois saat bersama mantannya. Usai menyadari itu, dia mengingat kenangan indah bersama mantan yang tak sebaiknya menimbulkan dendam. Perlakuan baik mantannya membuatnya bersyukur. Ia pun mulai mencoba melepaskan cinta masa mudanya yang tak bertahan lama.
Lagu KPop di atas mengajak kita untuk tidak menyimpan benci pada sang mantan ataupun keadaan. Sebab, mungkin saja, diri sendiri pun berperan dalam perpisahan itu. Liriknya cukup puitis dalam mengekspresikan momen reflektif usai lama berpisah.

















