Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Backstory Menyedihkan Anggota Tim PB di Drakor Pro Bono

Jung Kyung Ho di Pro Bono
Jung Kyung Ho di Pro Bono (x.com/CJnDrama)

Drakor Pro Bono mengikuti kisah kelompok advokat publik dari firma Oh& Partners yang disebut tim PB. Tim ini diketuai oleh Kang Da Wit (Jung Kyung Ho), mantan hakim tipikor yang terpaksa beralih profesi karena dijebak dalam skandal suap.

Tim PB atau pro bono melakukan tugas sebagai advokat yang membantu kelompok rentan dan kaum papa. Mereka bekerja dengan hati, dedikasi, dan idealisme tinggi. Namun, di balik itu, ternyata mereka memiliki background story yang menyayat hati. Seperti apa backstory menyedihkan karakter drakor Pro Bono?

1. Kang Da Wit

Jung Kyung Ho di Pro Bono
Jung Kyung Ho di Pro Bono (x.com/CJnDrama)

Sejak kecil ditinggal mati ayahnya, Kang Da Wit dibesarkan oleh ibunya yang menjadi orangtua tunggal dengan bekerja di sebuah pabrik kertas. Malangnya, saat Kang Da Wit SMA, sang ibu mengalami kecelakaan kerja yang membuat satu tangannya terpotong. Namun, pihak pabrik tidak memberi kompensasi dan bahkan lolos dari jerat hukum.

Kang Da Wit kemudian kehilangan ibunya yang meninggal saat gugatan mereka ke pengadilan ditolak setelah proses diundur selama setahun lebih. Ia hidup sebatang kara dan berjuang sendirian untuk menjadi ahli hukum. Meski kompeten, ia terus dihina karena latar belakangnya yang miskin dan yatim piatu.

2. Park Gi Ppeum

So Ju Yeon di Pro Bono
So Ju Yeon di Pro Bono (x.com/CJnDrama)

Park Gi Ppeum (So Ju Yeon) terlahir sebagai CODA (child of deaf adult) sebab kedua orangtuanya tuli. Namun, alasan keluarga mereka sempat terpuruk adalah ayahnya pernah ditipu dan harus membayar hutang orang lain. Mereka bahkan menjual rumah dan kehilangan toko roti, bahkan sang ayah beralih profesi jadi sopir taksi.

3. Jang Yeong Sil

Yoon Na Moo di Pro Bono
Yoon Na Moo di Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Jang Yeong Sil (Yoon Na Moo) adalah advokat publik dengan pengalaman lebih banyak dan lebih lama daripada anggota tim PB lainnya. Ia memiliki banyak skill unik dan suka tanaman jamur. Namun, tak disangka, pria soft spoken seperti dirinya ternyata punya masalah keluarga yang menyedihkan.

Ia terlahir dari istri kedua seorang pengusaha kaya alias konglomerat. Meski hidup bergelimang harta, sejak kecil hidupnya tertekan dan tak bahagia. Sang ayah kerap memukulinya setiap akhir pekan dengan dalih mendidiknya. Karena tak tahan, ia akhirnya kabur dari rumah sejak SMA.

4. Yoo Nan Hui

Seo Hye Won di Pro Bono
Seo Hye Won di Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Yoo Nan Hui (Seo Hye Won) dikenal paling ekspresif dan sensitif di antara anggota timnya. Ia juga vokal dalam menyerukan kesetaraan HAM dan keadilan. Di balik semangatnya yang meluap-luap, ternyata ia dulu pemalu dan penakut karena dirinya pernah menjadi korban bullying yang cukup parah di masa sekolah.

5. Hwang Jun U

Kang Hyung Suk di Pro Bono
Kang Hyung Suk di Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Hwang Jun U (Kang Young Suk) memiliki ambisi yang besar untuk bisa menjadi avokat sukses. Namun, ia sering ditolak banyak firma karena latar belakang pendidikannya yang merupakan lulusan kampus daerah dan tidak terkenal. Ia juga sering dihina dan diremehkan oleh orang-orang yang hanya mementingkan akreditasi serta nama besar universitas.

6. Oh Jeong In

Lee Yoo Young di Pro Bono
Lee Yoo Young di Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Saat menjabat sebagai dirut Oh& Partners, Oh Jeong In (Lee Yoo Young) yang membentuk dan membawahi langsung tim pro bono. Karena itu, ia bisa disebut sebagai kapten tim. Dari luar, ia tampak punya segalanya. Bukan cuma cerdas, anggun, dan menawan, ia juga merupakan putri tunggal dari ahli hukum terkemuka dan pemilik firma hukum besar. Namun, nyatanya, hidupnya juga penuh kesulitan.

Sang ayah melakukan kekerasan dan menerapkan pola asuh otoriter. Sejak berusia 4 tahun, Oh Jeong In kecil sering dikurung di gudang jika dinilai membangkang. Saat beranjak dewasa, ia dipaksa putus oleh ayahnya yang menilai rendah Kang Da Wit, pacarnya saat itu.

Keenam anggota tim PB menyimpan luka batin dan backstory menyedihkan. Ada yang menjadi korban ketidakadilan, stigma, bullying, hingga kekerasan yang dilakukan keluarga kandung. Tak heran, mereka kemudian menjadi advokat publik dalam drakor Pro Bono.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Korea

See More

10 Lagu KPop Berjudul 'Color' untuk Mewarnai Hari, Ada Milik NCT Wish!

08 Jan 2026, 08:27 WIBKorea